Yogyakarta

Tekan Harga Bawang Putih, Disperindag DIY Gelar Operasi Pasar di Pasar Beringharjo

Tekan Harga Bawang Putih, Disperindag DIY Gelar Operasi Pasar di Pasar Beringharjo

Tekan Harga Bawang Putih, Disperindag DIY Gelar Operasi Pasar di Pasar Beringharjo
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Disperindag DIY saat melakukan operasi pasar di Pasar Beringharjo pada Sabtu (27/4/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk menekan harga bawang putih agar tidak semakin meroket, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY mengadakan operasi pasar, pada Sabtu (27/4) di pasar Beringharjo.

Dalam operasi pasar kali ini, Disperindag DIY mendatangkan 8 ton bawang putih, yang terdiri dari 4 ton bawang putih jenis kating dan 4 ton bawang putih jenis sinco.

Yanto Apriyanto Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY menjelaskan dalam operasi kali ini menyasar para pedagang yang ada di Pasar Beringharjo, Kranggan maupun Demangan.

Dia mengatakan sebelumnya pihaknya berencana mengadakan operasi pasar di tiga pasar besar tersebut, namun karena pertimbangan tempat, akhirnya operasi pasar hanya dilakukan di pasar Beringharjo.

Honda Buka Pendaftaran Mudik Bareng, Simak Syaratnya

"Kita pusatkan di pasar Beringharjo, sebenarnya kita kemarin ada 3 tempat, di Beringharjo, Kranggan dan Demangan. Karena melihat lokasinya yang tidak memungkinkan di dua pasar lainnya, makanya kita adakan di sini dan pedagang di sana saja yang kesini," terangnya

Dia menjelaskan jika satu orang pedagang nantinya hanya boleh membeli 1 karung bawang jenis kating dan 1 karung bawang jenis sinco, yang mana dari masing-masing karung terdiri dari 20 kg.

Besok, Teatre Muara Yogyakarta Pentaskan Sandiwara Gogrog di Pendhapa Art Space

Yanto mengatakan jika awalnya operasi pasar direncanakan menyasar kepada pada pembeli, namun karena adanya kebijakan dari importir maka operasi pasar langsung dilakukan ke pedagang.

Dia menerangkan jika nantinya pedagang tidak boleh menjual bawang putih jenis kating lebih dari Rp. 37.500,- dari harga awal pembelian sebesar Rp. 32.000,-. Sedangkan untuk jenis sinco nantinya tidak boleh dijual lebih dari Rp. 30.000,- dari harga awal sebesar Rp. 20.000,-.(tribunjogja I siti umaiyah)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved