Kota Magelang

Pemkot Magelang Dukung Pengembangan Wirausaha Berbasis Teknologi

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mendukung pengembangan wirausaha berbasis teknologi untuk kemajuan dunia UMKM

Pemkot Magelang Dukung Pengembangan Wirausaha Berbasis Teknologi
Dok Humas Pemkot Magelang
Sekda Kota Magelang Joko Budiyono membacakan sambutan Walikota Magelang SIgit Widyonindito dalam pembukaan seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang mendukung pengembangan wirausaha berbasis teknologi untuk kemajuan dunia Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Magelang.

Salah satunya dengan penyelenggaraan seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi (technopreneurship) di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (24/4/2019).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang ini mengangkat tema "How To Build Your Market and Network" dengan menghadirkan pakar Laksita Utama Suhud.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Kota Magelang Joko Budiyono memaparkan, kegiatan merupakan wujud upaya Pemkot Magelang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar memperoleh pencerahan mengenai kegiatan wirausaha berbasis teknologi.

"Sehingga dengan adanya invensi dan inovasi teknologi dalam berwirausaha mampu meningkatkan omset, laba serta perluasan jaringan usaha dari para pengusaha UMKM di Kota Magelang," ucap Sigit, dalam pembukaan seminar dan workshop Wirausaha Berbasis Teknologi di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu (24/4/2019).

Joko Budiyono disela-sela membacakan sambutan menambahkan, bentuk lain dukungan Pemkot Magelang adalah dengan mengeluarkan program kredit murah dengan bunga 3 persen bagi masyarakat pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui Perusahaan Daerah Badan Perkreditan Rakyat (PD BPR) Bank Magelang.

Nilai bunga ini lebih murah dibanding dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai 7 persen.

"Program ini tidak lain untuk percepatan ekonomi akses daerah. Pemerintah Kota Magelang juga memberi kesempatan berupa kredit tanpa agunan," kata Joko.

Ia menyebutkan, angka minimal kredit tanpa agunan tidak banyak, hanya sekitar Rp 2.500.000. Sedangkan kredit dengan agunan bisa mencapai Rp 25 juta.

Program ini bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka di bidang permodalan.

Halaman
12
Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved