Yogyakarta
Hadapi Lebaran 2019, Sebagian Penerbangan di Bandara ADS Diusulkan Pindah ke YIA
Hal itu untuk mengantisipasi kepadatan jadwal penerbangan di bandara eksisting tersebut.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih intens berkoordinasi dengan maskapai dan stakehiolder terkait untuk rencana operasi perdana YIA di akhir April.
AP I juga masih menunggu konfirmasi maskapai untuk kesiapan beroperasi di YIA setelah sebelumnya menjalankan penilaian potensi gangguan dan risiko (HIRA).
Diharapkan dalam beberapa hari ini sudah muncul keputusan dari tiap maskapai.
• Sri Sultan HB X dan Menhub 46 Menit ke Bandara YIA Naik Kereta Api
Ia menyebut bandara ini sudah siap menampung penerbangan untuk emnghadapi peak season Lebaran dan menopang kepadatan di Adisucipto.
Ini lantaran fasilitas sisi udara (airside) sudah rampung pembangunannya dan siap digunakan.
"Diharapkan pada Lebaran tahun ini kalau ada permintaan extra flight atau lainnya, kita pindahkan ke sini (YIA). Kita akan bahas usulan beliau (Menhub) setelah ini bersama stakeholder terkait," kata Faik.
Dari sisi kapasitas penerbangan, YIA disebutnya sangat cukup untuk penambahan slot.
Menurut perhitungannya, dalam satu jam paling tidak bisa 5 flight sedangkan jika bandar aberoperasi 10 jam maka ada 50 flight take off dan landing untuk penerbangan internasional maupun domestik.
"Tinggal pengaturan jadwal saja. Jumlah penerbangan belum bisa saya prediksikan. Tergantung berapa jumlah flight yang akan beroperasi. Kita tunggu konfirmasi mereka (maskapai)," kata Faik.(TRIBUNJOGJA.COM)