Yogyakarta

Diskominfo DIY Catat 30.000 Serangan Hacker Sasar Server Pemda

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY menyebut ada 30.000 serangan hacker sepanjang awal tahun hingga bulan pertengahan April ini.

Diskominfo DIY Catat 30.000 Serangan Hacker Sasar Server Pemda
www.digitalhungary.hu
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY menyebut ada 30.000 serangan hacker sepanjang awal tahun hingga bulan pertengahan April ini.

Para hacker ini menyerang dan berusaha untuk melemahkan sistem server yang dimiliki oleh masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di DIY dan lembaga penyelenggara Pemilu.

Serangan ini paling banyak terjadi pada saat persiapan Pemilu serentak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto Hari menjelaskan, 30.000 serangan ini belum diketahui motifnya.

Namun, pihaknya berhasil mengatasi serangan tersebut dan tidak ada data atau server yang dilumpuhkan.

Kisah Bocah Kelas 2 MTS, Hacker Baik yang Pernah Meretas Situs NASA

“Serangan ini sejak bulan Januari dan sampai saat ini masih ada. Pantauan kami serangan ini dilakukan para hacker kepada server lembaga-lembaga pemerintah. Belum tahu motivasinya apakah merusak data, memberikan info hoaks atau iseng,” jelas Rony, Senin (22/4/2019).

Data terakhir, serangan paling banyak di bulan Maret dan dimungkinkan pada bulan April ini juga ada peningkatan.

Pihaknya pun mengatakan, pengawasan pada server-server milik OPD di seluruh Pemprov DIY menjadi bagian tugasnya.

“Kami memiliki tim pemantau untuk merespon setiap kejadian secara realtime pada sistem informasi ini. Hal ini untuk segera menindaklanjuti jika akan ada perusakan data, pencurian data atau pembobolan server,” urainya.

#facebookdown dan #instagramdown Trending Topic Dunia, Facebook Bantah Ada Serangan Hacker

Rony menjelaskan, dari pantauan dan analisis yang dilaksanakan timnya, IP address dari para penyerang ini mayoritas dari luar negeri.

Namun, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lokasi pastinya dari para penyerang ini.

“Untuk lokai belum bisa kami deteksi. Yang jelas entah itu dari dalam atau luar negeri serangannya bisa kami deteksi dan bisa kami atasi,” tegasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
 

Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved