Mengenal Tentang 'Black Hole', Lubang Raksasa di Luar Angkasa yang Punya Kekuatan Destruktif

Bagaimana mereka terbentuk dan apa yang memberinya kekuatan destruktif yang mengagumkan?

Tayang:
Editor: Muhammad Fatoni
NASA/CXC/Villanova University/J. Neilsen
Fakta Black Hole, Kekuatannya Mampu Mengisap Benda Seukuran Matahari 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada sesuatu yang menakjubkan dari lubang hitam (black hole).

Mungkin karena ia seperti hewan buas yang bersembunyi di luar angkasa dan bisa merobek bintang-bintang.

Objek kosmis yang aneh ini terus memikat para ilmuwan dan orang awam.

Namun, dari mana lubang hitam berasal?

Baca: Mungkinkah Black Hole Menelan Bumi dan Apa yang Akan Terjadi? Ini Hipotetis Versi Pakar Fisika

Baca: 5 Fakta Tentang Black Hole, Bisa Mengisap Benda Seukuran Matahari Secepat Cahaya

Bagaimana mereka terbentuk dan apa yang memberinya kekuatan destruktif yang mengagumkan?

Foto penampakan lubang hitam atau black hole untuk kali pertama.
Foto penampakan lubang hitam atau black hole untuk kali pertama. (abcnews.go.com)

Sebelum menjawab hal tersebut, kita harus tahu dulu apa sebenarnya lubang hitam.

“Pada dasarnya, ia merupakan objek atau titik di luar angkasa di mana tarikan gravitasinya sangat kuat sehingga tidak ada yang mampu melepaskan diri darinya,” papar Neta Bahcall, astrofisikawan dari Princeton University.

Bahkan, gelombang cahaya pun tersedot oleh lubang hitam.

Itulah mengapa ia berwarna hitam gelap.

Menelan objek di sekitarnya

Lubang hitam muncul seperti mukjizat yang berasal dari abu bintang-bintang mati.

Ketika bintang raksasa mencapai akhir hidupnya, hidrogen yang ia leburkan menjadi helium hampir habis.

Jadi, bintang monster ini mulai membakar helium lagi dengan menggabungkan atom yang tersisa menjadi elemen yang lebih berat, hingga akhirnya penyatuan itu tak lagi menyediakan energi yang cukup untuk menopang lapisan luar bintang.

Ilustrasi Bumi terhisap lubang hitam
Ilustrasi Bumi terhisap lubang hitam (steemitimages.com via intisari online)

Menurut Centre for Astrophysics and Supercomputing, Swinburne University of Technology, lapisan atas bintang itu kemudian runtuh dan meledak.

Menyemburkan ledakan kuat dan terang bernama supernova yang pada akhirnya memicu pembentukan lubang hitam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved