5 Hal Tentang Julian Assange, Co-Founder WikiLeaks yang Ditangkap di London
Belum mengenal sosok Julian Assange? Berikut Tribunjogja.com rangkumkan lima fakta seputar satu di antara pendiri WikiLeaks ini,
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Setelah tinggal di kedutaan besar Ekuador di Inggris, co-founder WikiLeaks, Julian Assange ditangkap oleh Metropolitan Police Service pada Kamis (11/4/2019).
Pihak polisi mengonfirmasi dengan mengeluarkan pernyataan, Assange ditangkap atas pelanggaran surat jaminan Inggris, setelah gagal menyerahkan surat perintah pengadilan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Westminster Magistrates pada Juni 2012.
Setelah tiba di kantor polisi, Assange selanjutnya diamankan oleh otoritas Amerika Serikat yang dilengkapi dengan perintah ekstradisi.
Baca: Mungkinkah Black Hole Menelan Bumi dan Apa yang Akan Terjadi? Ini Hipotetis Versi Pakar Fisika
Julian Assange telah mengungsi di kedutaan besar Ekuador di Inggris sejak 2012, karena ia menghadapi tuduhan kekerasan asusila di Swedia dan takut diekstradisi.
Namun, pemerintah Ekuador memutuskan untuk menarik suaka Assange karena mereka menganggap dia berperilaku tidak sopan dan agresif.
Presiden Ekuador, Lenin Moreno menjelaskan bahwa suaka Julian Assange tidak dapat dipertahankan lagi karena co-founder WikiLeaks ini telah melanggar aturan kedutaan, misalnya memasang peralatan elektronik sendiri dan memblokir kamera keamanan.
Bagi anda yang belum mengenal sosok Julian Assange, berikut Tribunjogja.com rangkumkan lima fakta seputar satu di antara pendiri WikiLeaks ini, dilansir dari laman Hollywood Life, Kamis (11/4/2019).
1. Co-founder situs WikiLeaks
Julian Assange bekerja sebagai programmer komputer dan peretas sebelum membantu mendirikan WikiLeaks di tahun 2006.
WikiLeaks menerbitkan berbagai informasi rahasia yang didapatkan dari sumber anonim, dan telah merilis lebih dari 10 juta dokumen sejak didirikan.
Organisasi ini menjadi perhatian pada tahun 2010, di mana mereka merilis informasi rahasia dari prajurit Amerika Serikat, Chelsea Manning.
Setelah itu, Amerika Serikat mulai menyelidiki Assange atas kemungkinan pelanggaran undang-undang spionase.
2. Dituduh melakukan kekerasan asusila
Setelah Julian Assange mengunjungi Swedia pada Agustus 2010, ada dua wanita mengajukan tuduhan pelecahan seksual padanya.
Kasus ini telah ditutup setelah dia diinterogasi, namun seorang jaksa membukanya kembali pada bulan November.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/5-hal-tentang-julian-assange-co-founder-wikileaks-yang-ditangkap-di-london.jpg)