PLN Lakukan Peningkatan Daya Pasokan Listrik PT Woneel Midal Leathers

Pabrik PT Woneel Midal Leathers mendapat dukungan perubahan daya dari 41.500 VA ke 690.000VA pada hari Kamis (4/4/2019)

PLN Lakukan Peningkatan Daya Pasokan Listrik PT Woneel Midal Leathers
ist
Pabrik PT Woneel Midal Leathers mendapat dukungan perubahan daya dari 41.500 VA ke 690.000VA pada hari Kamis (4/4/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM – PLN terus berkomitmen mendukung sektor industri yang berperan penting dalam meningkatkan nilai investasi dan ekspor untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyediaan jaringan dan daya listrik.

Kali ini, pabrik PT Woneel Midal Leathers mendapat dukungan perubahan daya dari 41.500 VA ke 690.000VA pada hari Kamis (4/4/2019).

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta Eric Rossi mengatakan, PLN UP3 Yogyakarta telah meresmikan Perubahan Daya PT Woneel Midal Leathers dari 41.500 VA ke 690.000 VA.

Proses ini dilaksanakan oleh PLN UP3 Yogyakarta bersama dengan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wonosari.

Menurutnya, berkembangnya Kabupaten Gunungkidul selama beberapa tahun belakangan ini tentu menjadi salah satu potensi dalam menggaet investor masuk dalam menanamkan sahamnya di Gunungkidul,
sehingga diharapkan ikut mendukung program pemerintah dalam memberikan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan yang dapat membawa perubahan perekonomian masyarakat dan daerah .

Dengan selesainya proses penambahan perubahan daya tersebut, maka PT Woneel Midal Leathers yang memproduksi sarung tangan diharapkan hasil produksi mereka tidak hanya bersaing di pasar nasional melainkan bersaing juga di internasional.

PLN UP3 Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga pekerjaan perubahan daya PT Woneel Midal Leathers dapat selesai sesuai harapan.

“Salah satu Misi PLN adalah mengupayakan agar tenaga listrik menjadi penunjang kegiatan ekonomi. Untuk itu, PLN akan selalu siap berkontribusi dalam menyediakan pasokan listrik, baik untuk kegiatan pembangunan industri maupun pemenuhan kebutuhan listrik untuk UMKM dan rumah tangga,” pungkas Eric. (*)

Editor: dik
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved