Dua Persen Warga DIY Menderita Katarak, Hanya 10 Ribu yang Mampu Tertangani
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyambut HUT Kabupaten Sleman ke-103.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - RSUD Murangan Sleman menggelar Operasi Katarak Gratis pada Minggu (07/04/2019) ini.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian untuk menyambut HUT Kabupaten Sleman ke-103.
Plt Direktur RSUD Sleman, Dr Joko Hastaryo mengatakan operasi ini juga menjadi respon terhadap kasus katarak di DIY.
"Kasus katarak di tingkat DIY sendiri mencapai 2 persen, begitu juga di Kabupaten Sleman," jelas Joko.
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 tersebut, Joko menyebutkan hanya sebanyak 10 ribu penderita yang mampu tertangani untuk dioperasi.
Joko juga menyatakan para peserta operasi hari ini pun sebagian besar berasal dari luar Sleman. Bahkan ada beberapa yang berasal dari provinsi lain.
"Operasi yang kami gelar ini sifatnya umum, tidak terikat persyaratan harus warga Sleman," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman ini.
Koordinator Operasi Katarak Gratis, Dr. Widya Prafitri menjelaskan proses pendaftaran dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Para peserta mendaftar di Puskesmas terdekat.
Sebanyak 191 peserta kemudian menjalani proses screening pada 6 April lalu. 90 peserta pun lolos, dengan 45 orang yang mendapat kesempatan dioperasi pada hari ini.
"45 pasien lainnya kami tunda pelaksanaan operasinya. Keputusan tersebut didasarkan dari hasil observasi yang kami lakukan Sabtu kemarin," kata Widya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/koordinator-operasi-katarak-gratis-rsud-sleman-dr-widya-prafitri.jpg)