Breaking News:

Pemilu 2019

Tak Jadi Caleg, Fahri Banyak Membantu Caleg Parpol Lain, Caleg PKS Enggak Mau, Ini Alasannya

"Mereka meminta saya membuat testimoni, umumnya begitu," ujar Fahri di Kompleks Parlemen Senayan.

Editor: ribut raharjo
IST
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon 

TRIBUNJOGJA.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah akan mengakhiri sepak terjangnya sebagai wakil rakyat pada tahun ini. Anggota DPR daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat itu tidak mencalonkan kembali pada Pemilihan Legislatif 2019.

Setelah memutuskan tak kembali mencalonkan diri sebagai wakil rakyat, Fahri mengaku banyak caleg yang meminta "endorse" dari dirinya.

"Mereka meminta saya membuat testimoni, umumnya begitu," ujar Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2019).

Baca: TNI AU Bantah Adang Pesawat Prabowo, Ini Sebenarnya yang Terjadi

Fahri mengatakan ,biasanya dia membantu caleg yang dianggapnya punya potensi. Caleg yang dia "endorse" juga tidak hanya dari partai tertentu.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut caleg yang meminta dukungannya berasal dari berbagai partai dan dapil.

Namun, kata Fahri, caleg dari PKS justru tidak ada yang meminta bantuannya. "Beragam partai (yang minta), tetapi PKS enggak mau. Enggak berani mereka karena bisa dimarahi sama bosnya," ujar Fahri.

Adapun, Fahri sendiri sedang berkonflik dengan para elite di PKS. Dia telah dicopot dari jabatannya di partai dan sempat akan dicopot dari jabatan wakil ketua DPR.

Perseteruan antara pimpinan PKS dan Fahri Hamzah sudah berlangsung sejak awal 2016. Saat itu, PKS memecat Fahri sebagai kader.

Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 memutuskan memecat Fahri dari seluruh jenjang jabatan di kepartaian.

Berlangsung Intens Pada 1 April 2016, Presiden PKS Sohibul Iman menandatangani SK DPP terkait keputusan Majelis Hakim tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved