Sleman

Penyebaran TBC Masih Tinggi, Masyarakat Diminta untuk Kenali Gejalanya

Peringatan Hari TBC Sedunia yang jatuh pada 24 Maret lalu turut menjadi perhatian Asyiyah Kabupaten Sleman.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (tengah) berfoto dengan jajaran pejabat Asyiyah Sleman, Minggu (31/03/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peringatan Hari TBC Sedunia yang jatuh pada 24 Maret lalu turut menjadi perhatian Asyiyah Kabupaten Sleman.

Hal tersebut juga dijadikan fokus dalam acara peringatan Milad Asyiyah ke-105 di Sleman City Hall, Minggu (31/03/2019).

Ketua Pimpinan Daerah Asyiyah Sleman Siti Aminah menyatakan kasus TBC di Indonesia masih tergolong tinggi, bahkan di tingkat global.

Baca: Peringati Milad Ke-105 dan Hari TBC Sedunia, Asyiyah Sleman Gelar Acara Kesenian

"Indonesia menempati peringkat ke-3 untuk kasus TBC tertinggi di dunia," kata Siti di lokasi acara.

Menurutnya, masyarakat sangat berperan dalam mengurangi tingkat penyebaran virus TBC.

Edukasi mengenai ciri hingga gejala penyakit tersebut pun penting dilakukan.

Baca: Dinkes Sleman Menargetkan Temuan 1.800 Kasus TBC

Gejala utama yang biasa terlihat adalah batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih secara terus-menerus.

Jika ditemukan gejala serupa, Siti pun mengimbau agar warga sekitar segera melaporkan warga yang diduga terjangkit TBC ke Puskesmas terdekat.

"Edukasi program Temukan, Obati Sampai Sembuh (TOSS) untuk kasus TBC ini yang perlu disosialisasikan ke masyarakat," kata Siti.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved