Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Bulan Rajab
Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Bulan Rajab Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Bulan Rajab
Penulis: say | Editor: Iwan Al Khasni
Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 Bulan Rajab
TRIBUNjogja.com --- Ada beberapa puasa sunah yang dianjurkan untuk dilaksanakan, agar dapat meraih pahala.
Mulai puasa Asyura di tanggal 10 Muharam, puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah, puasa Senin-Kamis setiap pekan dan puasa enam hari di bulan Syawal.
Ada pula puasa hari putih yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan hijriyah.
Jika kamu yang sebelumnya telah melaksanakan 10 hari pertama di bulan Rajab, bisa menyambungnya dengan melaksanakan puasa ayyamul bidh pada tanggal 13,14, dan 15 Rajab.
Puasa putih atau disebut pula ayyamul bidh memiliki beberapa keutamaan.
Puasa ini berbeda dengan puasa mutih yang biasa dilakukan orang Jawa, yang hanya mengkonsumsi nasi putih dan air putih.
Ayyaamul bidh adalah bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari, sedangkan bidh artinya putih.
Ayyaamul Bidh artinya adalah hari-hari putih di mana pada tanggal tersebut terjadi bulan purnama dengan sinar warna putih.
Melakukan puasa putih sama halnya dengan puasa sepanjang tahun.
Ini seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut:
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979).
Adapun anjuran untuk melaksanakan puasa putih adalah sebagai berikut:
Dari Abu Dzar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padanya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/niat-dan-tata-cara-puasa-ayyamul-bidh.jpg)