Pendidikan
MM FEB UGM Gandeng Kagama Entrepreneur Forum Gelar Ajang Pencarian Bakat Calon CEO Startup
Peserta pencarian bakat calon CEO Startup ialah para mahasiswa dan alumni MM UGM yang telah memiliki tim minimal tiga orang.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM - Perkembangan dunia start up atau bisnis rintisan berbasis digital dan non digital yang begitu cepat menuntut kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.
Berdasarkan hasil survei CBN Insight pada 2018, sekitar 90 persen start up mengalami kegagagalan karena para pendiri bisnis memiliki kesulitan melakukan rekruitmen posisi CEO yang tepat dan kompeten untuk menjalankan bisnis.
Untuk mengatasi hal tersebut, Program Studi Magister Manajemen FEB UGM bekerja sama dengan Kagama Entrepreneur Forum mengadakan ajang pencarian bakat untuk calon CEO and Board untuk perusahaan start up.
Ajang pencarian bakat calon pemimpin bisnis start up yang dikemas dalam CEO and Board Challenge 2.0 ini para pesertanya ialah para mahasiswa dan alumni MM UGM yang telah memiliki tim minimal tiga orang.
Para peserta terpilih akan mendapat kesempatan memimpin sebuah startp up selama tiga bulan hingga satu tahun.
Para peserta akan ditempatkan di satu dari 10 start up.
Adapun kesepuluh start up tersebut adalah QR Pay, Micro Finance, Pregnancy Guide, BUME, Ruang Halal, Idesainer, FirstJob.id, Layanan Pos, Sekolah Kita, dan Telpon.
Ketua Prodi MM FEB UGM, Hani Handoko mengatakan program pengembangan dan pencarian calon pemimpin bisnis start up dalam mewujudkan misi MM UGM mencetak calon pemimpin bisnis handal di bidangnya.
“Kita ingin mencetak dan mengembangkan calon pemimpin bisnis yang memiliki semangat inovasi dan kreatifitas,” kata Hani dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Senin (18/3/2019).
Baca: Perkuat Kegiatan Akademik, UGM Jalin Kerjasama dengan Universitas Konstanz
Tidak hanya calon pemimpin bisnis, program semacam ini nantinya bisa mendorong lahirnya start up yang mampu sukses dan berkembang pesat sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi masyarakat.
“Bisa memberikan kontribusi bagi negeri ini,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni, Dr Paripurna Sugarda mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah untuk menjawab tantangan memenangkan kompetisi di tingkat global melalui peningkatan jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda.
“Sekarang ini era dimana entrepreneueship tinggi itulah yang akan menjadi pemenang,” katanya.
Ia mengharapkan kegiatan semacam ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus ditingkatkan kualitas metode pengembangannya.
“Kami sangat kami apresiasi, harus terus dilakukan dan semakin bermutu,” jelasnya. (*)