Breaking News:

Sleman

Kesbangpol Sleman: Tindak-tanduk Massa Pendukung Jadi Tanggung Jawab Parpol

Heri pun berharap parpol bisa menjadi perantara pihak penyelenggara pemilu dengan massa.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Kesbangpol Sleman Heri Dwi Kuryanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Masa kampanye terbuka akan berlangsung pada 24 Maret hingga 13 April 2019 mendatang.

Massa pendukung partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019 pun diperkirakan akan turun ke jalan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman Heri Dwi Kuryanto pun meminta parpol turut menjaga situasi saat kampanye terbuka.

"Tanggung jawab terbesar terkait tindak-tanduk massa ada di parpol, apalagi dampaknya paling terasa ke masyarakat meski pemilu usai," jelas Heri ditemui di Aula Lantai 3 Gedung Sekda Sleman, Senin (18/03/2019).

Baca: Jaga Situasi Pemilu 2019, Kesbangpol Sleman Gelar Rakorda Cipta Kondisi Tiap Minggu

Ia mengacu pada kericuhan antar massa pendukung parpol di Jalan Magelang beberapa waktu lalu.

Menurutnya, menjadi kewajiban tim parpol untuk ikut mengontrol massanya.

Heri pun berharap parpol bisa menjadi perantara pihak penyelenggara pemilu dengan massa.

"Aparat juga bisa melakukan antisipasi dengan pendekatan ke massa, namun parpol tetap jadi perantaranya," kata Heri.

Baca: Harlah NU di Gresik, Kiai Ma’ruf Amin Ajak Nahdliyin Jaga NKRI dan Perangi Hoaks

Saat ini, menurut Heri, seluruh jengkal wilayah di Sleman bisa berpotensi terjadinya konflik antar massa. Sebab saat kampanye dilakukan, massa umumnya akan berkonvoi berkeliling kawasan.

"Gangguan keamanan bisa saja muncul dari konvoi itu," kata Heri.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved