Menakjubkan, Hotel Ini Sulap Bekas Lubang Tambang jadi Sangat Indah

Sebanyak 16 dari 18 lantai hotel berada di bawah permukaan tanah atau lubang bekas pertambangan. Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan

Tayang:
Editor: iwanoganapriansyah
IST/Stuff.co.nz
InterContinental Shanghai Wonderland yang dibangun di lubang bekas galian tambang 

TRIBUNJOGJA.COM - Hotel InterContinental Shanghai Wonderland di China merupakan hotel unik, dan berbeda dari hotel lain pada umumnya.

Dari pintu depan, hanya terlihat bangunan setinggi dua lantai. Namun jika menengok ke dalam, maka Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan.

Ini karena 16 dari 18 lantai hotel berada di bawah permukaan tanah atau tepatnya ada di lubang bekas pertambangan.

Hotel ini berada di lahan seluas lebih dari 5.600 meter persegi dan dilengkapi dengan 336 ruang kamar.

Hotel yang dibuka pada November 2018 lalu itu dirancang oleh firma arsitektur asal Inggris, Atkins. Firma ini berada di balilk pembangunan Burj Al Arab Hotel di Dubai.

InterContinental Shanghai Wonderland di China
InterContinental Shanghai Wonderland di China ()

Pembangunannya membutuhkan lebih dari 5.000 pekerja selama masa konstruksi hingga 12 tahun.

Dengan dana sekitar 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 4,2 triliun tersebut merupakan properti ke-200 InterContinental Hotels Group secara global.

"Mengapa kami mengatakan tidak ada yang dapat dibandingkan dengan proyek hotel ini? Karena ini proyek yang benar-benar baru, belum pernah ada yang melakukan sebelumnya," kata Kepala Insinyur Shimao Property yang membangun InterContinental Shanghai Wonderland, Xiaoxing, dikutip dari Straitimes.

InterContinental Shanghai Wonderland di China
InterContinental Shanghai Wonderland di China ()

Sebelumnya lokasi tambang yang berada di pinggiran Shanghai tersebut beroperasi pada tahun 1950-an dan telah ditinggalkan sejak saat itu.

Pertahankan Kondisi Tambang

Ide untuk mengembangkan area bekas tambang ini memang luar biasa. Namun di balik proyek menakjubkan ini terselip cerita unik tentang ide dan proses konstruksinya.

Arsitek dari dari JADE+QA yang bekerja untuk Atkins, Martin Jochman, menyebutkan, konsep hotel ini terinspirasi dari lingkungan itu sendiri.

"Situs itu benar-benar bekas luka di permukaan bumi," kata Jochman, seperti dikutip dari Architectural Digest.

Dana bekas galian tambang yang masih dipertahankan InterContinental Shanghai Wonderland di China
Dana bekas galian tambang yang masih dipertahankan InterContinental Shanghai Wonderland di China ()

Menurutnya, lubang bekas tambang itu sudah membentuk kehidupan sendiri meski dulunya merupakan kawasan industri. Selain itu, pihaknya juga tidak diberikan batasan khusus dalam mengembangkan konsep hotel.

"Awalnya kami sama sekali tidak diberi batasan, brief yang diberikan hanya bagaimana menggunakan tambang sebaik mungkin," ungkap Jochman.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved