Yogyakarta

Bawa Peluru ke Mako Brimob Polda DIY, Seorang Pria Diamankan Polisi

Bawa Peluru ke Mako Brimob Polda DIY, Seorang Pria Diamankan Polisi. Saat Ini Polisi Masih Dalami Kasus tersebut.

Bawa Peluru ke Mako Brimob Polda DIY, Seorang Pria Diamankan Polisi
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Polda DIY telah mengamankan seseorang pria yang mendatangi Mako Sat Brimob Polda DIY yang diduga membawa bahan peledak di dalam tas, Selasa (12/3/2019).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB.

Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menuturkan, pria yang membawa bahan peledak tersebut awalnya mendatangi Mako Brimob untuk menanyakan sebuah tempat di pos penjagaan.

Sesuai dengan SOP, setiap orang yang berkunjung dilakukan pemeriksaan.

Saat memeriksa tas miliki pria yang belum diketahui identitasnya tersebut, petugas menemukan sejumlah peluru senjata api.

Baca: Conor McGregor Ditangkap Polisi Gara-gara Hancurkan Ponsel Pengemar,Tak Dibuang Malah Dibawa

"Beberapa halnya belum bisa saya sampaikan karena masih dalam penyelidikan. Oleh anggota kami diamankan, karena sebagaimana SOP yang diterapkan di kantor kita seluruh yang berkunjung kantor kita periksa," ujarnya kepada rekan media.

Lanjutnya, di dalam tas pria tersebut ditemukan beberapa bahan atau barang yang patut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada beberapa butir peluru, ini sedang kita teliti butir peluru jenisnya apa, tipenya apa peruntukan senjata untuk apa," tuturnya.

Saat ini Polda DIY tengah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan telah dibuatkan laporan polisi model A.

Baca: Pemprov DIY Tawarkan Empat Opsi Soal Tol Yogya-Solo

"Kita sudah buatkan laporan polisinya model A tentu diduga ada barang-barang yang cukup bukti untuk kita sangkakan nanti sebagai barang yang kepemilikannya harus ada ijin yaitu barang bahan peledak," jelasnya.

Ia menambahkan, sementara ini, yang bersangkutan akan dikenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 51.

Dijelaskan olehnya, dalam tas pria tersebut tidak ditemukan pistol maupun senjata tajam.

"Yang jelas membuat kita melakukan pemeriksaan lebih detail ini ada diduga peluru. Kalau mau pastikan harus kita teliti dulu. Sekarang kita sedang lakukan penyelidikan atas dugaan orang yang membawa bahan peldak,"  ungkapnya.(tribunjogja)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved