Kriminalitas
Main Judi di Pasar Gawok Wates, 3 Lelaki Paruh Baya Diringkus Polisi
Tiga lelaki separuh baya diringkus polisi ketika asyik bermain judi dadu di Pasar Gawok, Wates, akhir bulan lalu.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tiga lelaki separuh baya diringkus polisi ketika asyik bermain judi dadu di Pasar Gawok, Wates, akhir bulan lalu.
Satu orang pelaku judi lainnya sempat melarikan diri saat penggerebekan.
Ketiga lelaki itu adalah RS (70) warga Pengasih serta Sj (50) dan NT alias B (44) warga Wates.
Dalam penggerebekan itu, polisi menyita uang tunai Rp 534 ribu serta selembar alas plastik.
Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing
Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Ngadi mengatakan kasus itu terungkap setelah polisi mendapat informasi masyarakat atas praktik perjudian di pasar tersebut.
Melalui pengintaian, polisi mendapati perjudian itu masih berlangsung hingga kemudian dilakukan penggerebekan dan para pelaku ketangkap basah sedang berjudi.
"Satu orang pelaku yang diduga jadi bandar berhasil melarikan diri. Kami masih berupaya melakukan pengejaran terhadapnya," kata Ngadi pada Tribunjogja.com, Rabu (6/3/2019).
Dalam perjudian itu, tiap pelaku memasang taruhan senilai Rp10.000.
Dari informasi yang didapatkan polisi, di tempat itu sudah kerap terjadi perjudian sehingga cukup meresahkan dan kepolisian mengambil tindakan tegas dengan penggerebekan.
Ngadi menyebut, para pelaku kini dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian.
Baca: Bermain Judi di Pos Ronda, Empat Warga Notoyudan Diciduk Polisi
Namun begitu, para pelaku memberi pernyataan berbeda.
Mereka mengaku baru sekali ikut judi dan langsung kena gerebek polisi.
NT, di antaranya, mengaku hanya iseng ikut judi dadu itu setelah mengantarkan pesanan mi ayam dagangannya kepada pelaku lain.
Ia langsung pasang taruhan namun keburu ditangkap sebelum sempat memenangkannya.
Pengakuan serupa juga diungkapkan RS yang saat itu tengah mengantarkan kawannya membeli durian.
Sang kawan rupanya ikut berjudi dan RS tertarik untuk ikut mencobanya.
Ia pun menyesali keputusannya karena beberapa saat kemudian digaruk polisi.
"Belum sempat makan durian sudah kena gerebekan polisi," kata kakek 10 cucu ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-kriminal_20180801_161800.jpg)