Cerita dari Dompyongan

Harta Karun Masa Kuna Itu Masih Terpendam di Bawah Kuburan Dusun Krapyak

Harta karun diduga kuat dari masa Mataram Kuna itu terpendam di bawah kuburan Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten

Harta Karun Masa Kuna Itu Masih Terpendam di Bawah Kuburan Dusun Krapyak
TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga
Harta karun diduga kuat dari masa Mataram Kuna itu terpendam di bawah kuburan Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten 

Dihancurkan? “Ya, dihancurkan baik saat missal menggali liang lahat, untuk pondasi pagar atau rumah, dan ada yang diangkut truk untuk bahan bangunan,” imbuhnya.

Sejumlah petunjuk ditemukan di Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten
Sejumlah petunjuk ditemukan di Dusun Krapyak, Desa Dompyongan, Jogonalan, Klaten (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Sebagian besar batu-batu dari bawah kuburan yang sudah dinaikkan, kini tertanam di sepanjang pagar batu jalan di pedusunan tersebut.

Misteri Candi-candi yang Saling Membelakangi, Mungkinkah Ini Petunjuk Ibukota Mataram Kuno?

Pekarangan Mbah Lurah Ngrundul Ini Penuh Artefak dari Masa Mataram Kuna

Jejaknya terlihat jelas jika mencermati bagian-bagian pagar batu itu. Ada bagian-bagian sisa batu bertakik, dan juga sisa batu berelief yang kini mulai aus di pagar jalan itu.

Ada bebatuan besar mirip bagian candi
Ada bebatuan besar mirip bagian candi (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Di rumah Sadiman, warga Dusun Krapyak yang rumahnya di selatan makam, ada sekurangnya tiga artefak penting sisa bangunan kuna.

Terdiri dua bagian pipi tangga candi, yang sepintas berbentuk makara. Namun Makara pipi tangga ini polos, tidak berbentuk naga atau makhluk aneh seperti di candi-candi kuna lainnnya.

Melihat Harta Karun Mataram Kuno, dari si Cantik Prajdnaparamita Hingga Mangkuk Emas Relief Ramayana

Kedua makara pipi tangga cukup besar itu diletakkan di kiri kanan pintu masuk halaman rumah Sadiman. “Dulu ya pindahan dari makam di belakang sana,” kata Sadiman di halaman rumahnya.

Di daerah ini pernah ditemukan pula Arca Ganesha
Di daerah ini pernah ditemukan pula Arca Ganesha (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

Satu lagi artefak yang terdapat di rumah Sadiman adalah potongan arca kecil yang menyisakan bagian pinggang ke bawah.

Meski sulit memastikan arca figure siapa, namun dari sisanya tampak jelas arca itu cukup detail. Menggambarkan figure sedang duduk bersila dalam posisi tangan bertumpu di kedua pahanya.

“Sejak ditemukannya yang bentuknya begini, sudah terpotong,” kata Sadiman yang mengaku dulu ia pernah menyimpan satu arca lagi, cukup besar, mendekati ukuran tubuh manusia sebenarnya.

Pernah ditemukan sejumlah perhiasa emas semisal cincin di Kali Woro
Pernah ditemukan sejumlah perhiasa emas semisal cincin di Kali Woro (TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga)

“Tapi arca itu sudah hilang, dibawa pergi, katanya pembeli,” aku Sadiman yang bertahun lalu turut ikut saat pembangunan masjid di belakang rumahnya.

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved