Soccer Style
Jadi Saksi Kasus Pengaturan Skor, Eks Manajer PSS Sleman Siap Kooperatif
Satgas Antimafia Bola sendiri dikabarkan akan segera memeriksa saksi, terkait praktek kotor dalam laga PSS melawan Madura FC, di kompetisi Liga 2 2018
TRIBUNJOGJA.COM - Manajer PSS Sleman musim lalu, Sismantoro menegaskan kesiapannya untuk memberi kesaksian, mengenai ditetapkannya mantan Executive Committee (Exco) PSSI, Hidayat, sebagai tersangka kasus pengaturan skor, atau match fixing.
Satgas Antimafia Bola sendiri dikabarkan akan segera memeriksa saksi, terkait praktek kotor dalam laga PSS melawan Madura FC, di kompetisi Liga 2 2018 silam.
Rencananya, keterangan para saksi dari kedua klub tersebut, akan dikumpulkan mulai pekan ini.
Namun, sampai sejauh ini, Sismantoro mengaku sama sekali belum menerima surat pemanggilan dari pihak berwajib.
Baca: PBTY Telah Usai, Capaian Tertinggi Masuk Wonderful Indonesia
Terlebih, sebelumnya, ia sudah menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola, di Mabes Polri, Jakarta, pada pertengahan Februari lalu.
"Belum, kan saya sudah (diperiksa) kemarin. Belum ada surat panggilan. Ngga ada, belum ada panggilan lagi, saya malah belum tahu itu," tuturnya, melalui sambungan telepon, Selasa (26/2/2019).
Namun, andai nanti kembali mendapat panggilan dari Satgas Antimafia Bola, Sismantoro memastikan, siap memberi kesaksian.
Lanjutnya, sesuai dengan yang diutarakannya dalam pemeriksaan beberapa waktu lalu, informasi bakal diberikan secara gamblang.
"Saya selalu siap, siap kooperatif dengan siapapun, karena kita kan dulu sudah dipanggil juga, di situ kita jelaskan apa adanya kok," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Lurah Candibinangun, Pakem, Sleman itu, meminta kepada Hidayat, supaya berkata jujur dan tidak mengkambinghitamkan Super Elang Jawa.
Menurutnya, semua harus dibuka, agar kejelasan konflik ini sampai ke publik.
"Lillahitaala, selaku manajer, saya tidak pernah berhubungan dengan Hidayat, saya tidak kenal dia. Saya tidak mau, ada orang yang mengatasnamakan PSS dan bermain. Ini harus dibuka, siapa yang menghubungi dia," katanya, Senin (25/2/2019).
"Jadi, Hidayat harus jujur, orang Sleman itu siapa, harus jujur supaya terbuka. Saya tidak mau ya, PSS dikambinghitamkan," imbuh Sismantoro.
Terlebih, saat diperiksa Satgas Antimafia Bola tempo hari, Sismantoro mengaku sudah dipertemukan secara langsung dengan sosok Hidayat.
Dalam kesempatan itu, lanjutnya, kedua belah pihak mengungkapkan, bahwasanya memang tidak saling kenal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pss-sleman-akan-pertahankan-seto-nurdiantoro-sebagai-pelatih.jpg)