Kulon Progo

Hingga Februari, Kasus DBD di Kulon Progo Capai 36 Kasus, Pemkab Laksanakan Gertak PSN

Hingga Februari, Kasus DBD di Kulon Progo Capai 36 Kasus, Pemkab Laksanakan Gertak PSN

Hingga Februari, Kasus DBD di Kulon Progo Capai 36 Kasus, Pemkab Laksanakan Gertak PSN
Tribun Jogja/ Singgih Wahyu
Pelajar turut dalam pemantauan jentik nyamuk di depan rumah dinas Bupati Kulon Progo, Jumat (22/2/2019). Pemkab Kulon Progo mencanangkan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk mencegah munculnya penyakit demam berdarah. 

TRIBUNJOGJA.COM - Upaya pencegahan munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) mulai digalakkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN).

Hal ini dilakukan mengingat hingga Februari ini jumlah kasus yang muncul sudah dua kali lipat dari tahun lalu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat Februari ini sudah ada 36 kasus yang terlaporkan padahal di bulan yang sama tahun lalu hanya ada 16 kasus saja.

Baca: Ganti Bak Air dengan Ember Jadi Cara Alternatif Antisipasi DBD

Baca: Cegah DBD, Pemkab Kulon Progo Canangkan Gertak PSN

Hal ini dinilai perlu dihadang melalui Gertak PSN tersebut yang secara simbolik dicanangkan mulai Jumat (22/2/2019).

"PSN ini kita lakukan untuk mengantisipasi karena di daerah lain juga sudah terjadi peningkatan,"kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kulon Progo, Baning Rahayujati seusai pencanangan Gertak PSN di Alun-alun Wates. Seremoni ini diikuti sejumlkah unsur pemerintah, pelajar, dan masyarakat.(tribunjogja)

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved