Rakor PLN Nanggap Wayang Lakon Wahyu Makutharama

Pementasan pagelaran wayang kulit ini bertepatan rapat koordinasi PT PLN distribusi Jawa Tengah dan DIY yang di gelar dua hari di Yogyakarta.

Rakor PLN Nanggap Wayang Lakon Wahyu Makutharama
Tribun Jogja/R Hanif Suryo
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Agung Nugraha menyerahkan wayang kepada Ki Dalang Ir Sumarsono N Widjojo MSc tanda dimulainya pamentasan wayang kulit di Halaman Kantor PLN UP3 Yogyakarta, Gedongkuning, Banguntapan, Kamis (14/2/2019) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tak sekadar menjadi sarana hiburan dan tontonan, seni tradisi wayang kulit juga memiliki fungsi tuntunan atau pembelajaran dan pewarisan nilai keteladanan.

Hal itu pula yang menjadi latar belakang PT PLN (Persero) menggelar pagelaran wayang kulit bertajuk 'Wayang Spectacular' di Halaman Kantor PLN UP3 Yogyakarta, Gedongkuning, Banguntapan, Kamis (14/2/2019) malam.

"Pementasan pagelaran wayang kulit ini bertepatan rapat koordinasi PT PLN distribusi Jawa Tengah dan DIY yang di gelar dua hari di Yogyakarta, 14-15 Februari 2019," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Agung Nugraha.

Lakon Wahyu Makutharama yang diangkat Ki Dalang Ir Sumarsono N Widjojo MSc pada pagelaran wayang kulit tersebut diakui Agung Nugraha bukan tanpa alasan.

Sebab, ia berharap pesan dan petuah luhur yang terkandung dalam lakon tersebut sarat akan pesan keteladanan mengenai kepemimpinan.

Adapun lakon Wahyu Makutharama secara garis besar bercerita tentang wejangan Begawan Kesawasidi kepada Arjuna. Wejangan tersebut dikenal dengan Hastabrata, atau delapan perilaku yang harus dimiliki seorang pemimpin.

"Kami sebelumnya juga sowan Gubernur DIY, dan beliau memberi wejangan yang sejuk nan mengayomi juga banyak diskusi positif mengenai kepemimpinan. Pementasan wayang kulit ini pun dalam upaya melestarikan kebudayaan serta diharapkan kita semua dapat mengambil petuah luhur yang disampaikan," ungkap Agung.

Tak hanya disaksikan oleh karyawan PT PLN, namun pagelaran wayang tersebut juga dapat disaksikan secara terbuka oleh masyarakat. (hanif suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved