Pendidikan

KemenPUPR RI Pesan 1000 Mesin Pencacah Plastik Buatan FT UGM

Mesin Pencacah Plastik Kresek hasil kreasi Tim Peneliti Fakultas Teknik (FT) UGM berhasil menarik perhatian pemerintah RI.

KemenPUPR RI Pesan 1000 Mesin Pencacah Plastik Buatan FT UGM
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua Tim Peneliti Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM Muslim Mahardika 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mesin Pencacah Plastik Kresek hasil kreasi Tim Peneliti Fakultas Teknik (FT) UGM berhasil menarik perhatian pemerintah RI.

Sebab mesin tersebut terbukti efisien dan bisa digunakan masyarakat dengan mudah.

Ketua Tim Peneliti, Muslim Mahardika menceritakan, pembuatan mesin tersebut juga didasarkan dari permintaan Kementerian PUPR RI.

Mereka membutuhkan mesin yang bisa menciptakan cacahan plastik yang halus.

"Bahan plastik digunakan oleh PUPR sebagai campuran aspal untuk ruas jalan," jelas Muslim di FT UGM, Kamis (14/02/2019) siang.

Baca: Atasi Sampah Plastik, Fakultas Teknik UGM Kembangkan Mesin Pencacah Kresek

Muslim juga menyatakan bahwa KemenPUPR meminta setidaknya 1000 unit mesin tersebut.

Namun pada awal tahun ini diputuskan pemesanan sebanyak 500 unit terlebih dahulu.

Proses produksi secara massal dilakukan oleh salah satu BUMN, PT. Barata Indonesia.

Hak paten mesin tersebut pun sudah dipegang oleh tim peneliti.

"Berdasarkan informasi terbaru dua minggu lalu, sekitar 187 mesin telah dibuat oleh pabrik," kata Dosen Teknik Mesin FT UGM itu.

Baca: Semua Mamalia Laut dalam Studi Ini telah Terinfeksi MIkroplastik

Muslim juga menyatakan bahwa mesin tersebut hanya bisa digunakan untuk mencacah plastik kresek.

Sebab hal itu juga permintaan dari KemenPUPR.

Oleh KEMENPUPR, mesin pencacah tersebut akan didistribusikan ke kelompok-kelompok pengelola bank sampah secara gratis.

"Ini salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi sekaligus mendaur ulang sampah plastik di masyarakat," kata Muslim.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved