Aktivitas Merapi

Minggu Ini, Gunung Merapi Tercatat Keluarkan Awan Panas Sekali

Untuk aktivitas Merapi saat ini juga masih fluktuatif, belum bisa ditentukan turun atau naik.

Minggu Ini, Gunung Merapi Tercatat Keluarkan Awan Panas Sekali
twitter BPPTKG
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dan guguran lava pada Kamis (7/2/2019) petang tepatnya pada pukul 18.28 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pada tanggal 7 Februari 2019, Gunung Merapi tercatat mengeluarkan awan panas guguran pada pukul 18.28 WIB dengan jarak luncur 2.000 m, amplitudo 70 mm dan durasi 215 detik.

Awan panas guguran tersebut langsung mengarah ke Hulu Kali Gendol.

Dikutip Tribunjogja.com dari rilis yang dikeluarkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dijelaskan bahwa volume kubah lava Merapi dalam seminggu terakhir relatif tetap dengan minggu sebelumnya, dimana sebagian ekstruksi lava yang terjadi langsung gugur ke hulu Kali Gendol.

Untuk kegempaan dalam minggu ini, tercatat sebanyak 1 kali gempa Awan panas (PF), 25 kali gempa Hembusan (DG), 2 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 4 kali gempa Fase Banyak (MP), 377 kali gempa Guguran (RF), 11 kali gempa Low Frekuensi (LF), dan 7 kali gempa Tektonik (TT).

Hal tersebut menunjukkan bahwa kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan dengan minggu sebelumnya, dimana kegempaan yang tercatat dalam minggu sebelumnya yakni sebanyak 3 kali gempa Awanpanas (PF), 13 Kali gempa Hembusan (DG), 1 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 5 kali gempa Fase Banyak (MP) 168 kali gempa Guguran (RF), 7 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 9 kali gempa Tektonik (TT).

Selain itu, juga dilaporkan tidak terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Untuk aktivitas Merapi saat ini juga masih fluktuatif, belum bisa ditentukan turun atau naik.

Sedangkan status Merapi saat ini masih Waspada level II.

Oleh karenanya, BPPTKG menghimbau agar radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.

Untuk masyarakat di sekitar alur Kali Gendol agar meningkatkan kewaspadaan, sehubungan dengan sudah terjadinya beberapa kali awanpanas guguran dengan jarak luncur yang semakin besar.

Masyarakat di sekitar Gunung Merapi juga dihimbau agar mengantisipasi guguran akibat abu vulkanik, dimana guguran lava dan awanpanas berpotensi menimbulkan hujan abu.

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved