Kota Yogya
Pedagang Pasar Prawirotaman Segera Pindah ke Area Relokasi
Pedagang Pasar Prawirotaman segera menempati lahan relokasi sementara sembari menunggu proses pengerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Warga Yogyakarta yang biasa berbelanja di Pasar Prawirotaman di Jalan Parangtritis, selama 2019 ini tepatnya pada Maret mendatang, harus bergeser ke Jalan Menukan.
Pasalnya, para pedagang Pasar Prawirotaman segera menempati lahan relokasi sementara sembari menunggu proses pengerjaan revitalisasi Pasar Prawirotaman.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Agus Tri Haryono mengatakan bahwa area relokasi tersebut memiliki luasan 5.000 meter.
Adapun anggaran yang digelontorkan untuk membangun area tersebut mencapai Rp 1,4 miliar.
Baca: Mie Setan dan Iblis Hidangan Mie Super Pedas di Yogyakarta
"Kenapa mahal? Karena mereka (pedagang) akan menempati lahan tersebut kurang lebih satu tahun. Maka, kami bangun fasilitas yang memadai mulai dari konblok, jaringan listrik, mushalla, parkir, dan sebagainya," ucapnya pada Tribunjogja.com, Selasa (5/2/2019).
Pengerjaan area relokasi pedagang tersebut, terhitung sejak Januari dan menurut kontrak dilaksanakan selama 45 hari kerja.
Luasan bagi lapak pedagang dibedakan menjadi 3 kategori yakni ukuran 3x3 meter, 1x1,5 meter, dan 1x1,25 meter.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi ke 619 pedagang pasar dan seluruhnya telah menyatakan kesediaannya untuk direlokasi sementara.
Baca: Pasar Bakal Direvitalisasi, Pedagang Pasar Prawirotaman Senang
"Mereka di sana (relokasi) juga tidak akan dikenakan retribusi penuh, melainkan setengahnya saja," ucapnya.
Sebelumnya, Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Prawirotaman, Hj Sarjiah mengatakan bahwa dirinya setuju bila pasar tersebut dibenahi.
"Pasar ini sudah lama gak diperbaiki. Lantai sudah jebol, atap pada bocor. Kasihan kalau tiap hujan yang beli ke sini basah kuyup," tuturnya.
Buruknya kondisi lantai, tambahnya, juga seringkali membuat pembeli yang melintas tergelincir.
"Itu dari sana sampai sana lantainya rusak. Orang lewat sampai terjerembab," bebernya.
Baca: Lelang Lapak Sementara untuk Revitalisasi Pasar Prawirotaman Ditargetkan Januari Dapatkan Pemenang
Wanita yang telah berjualan selama 28 tahun di pasar tersebut menuturkan bahwa dengan kondisi pasar yang baik pasca revitalisasi, diharapkan membuat pengunjung nyaman dan semakin menambah jumlah pembeli.
"Yang penting nanti jualan bisa lancar, laris," tuturnya.
Terkait kesediaannya untuk dipindah atau direlokasi untuk sementara waktu, wanita berhijab tersebut mengaku tak keberatan.
Jarak relokasi untuk ia dan teman-teman seperjuangannya tetap bisa berjualan dirasa tidak jauh.
Ia menyebut sudah diberitahu akan ditempatkan sementara di lahan kosong yang berada di sekitar SPBU Jogokariyan.
Baca: Kondisi Bangunan Sudah Rusak, Pedagang Dukung Revitalisasi Pasar Prawirotaman
"Tapi apakah nanti tempat buat jualannya kita harus bikin tenda sendiri atau bagaimana belum dijelaskan lagi. Cuma soal pasar mau diperbaiki, terus kita diminta pindah sementara gitu aja," ujarnya.
Senada dengan Sarjiah, Sumirah yang merupakan Pedagang Kelontong Pasar Prawirotaman juga mengaku senang dengan adanya revitalisasi tersebut.
"Pasarnya lebih bagus nanti yang beli makin banyak. Harapannya jualannya laris, dagangannya laku," ungkap wanita yang sudah 40 tahun menjadi Pedagang Pasar Prawirotaman tersebut.
Ia menilai bahwa retribusi pasar selama ini tidak mahal.
Ia menyebut dalam satu bulan membayarkan biaya retribusi sebesar Rp 18 ribu.
"Ini belum tahu kalau sudah jadi, retribusi akan naik atau tetap. Tapi masih lama juga ya nanti," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pasar-prawirotaman-rencananya-akan-direvitalisasi-pada-tahun-2019-ini.jpg)