Yogyakarta

2 Stasiun Akan Direnovasi Sesuai Kelas Bandara Internasional

Kedua stasiun yang diperbaiki untuk menunjang bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

2 Stasiun Akan Direnovasi Sesuai Kelas Bandara Internasional
tribunjogja/yosephhary
Stasiun Kedundang yang telah lama dinonaktifkan bakal dihidupkan kembali sebagai stasiun sub penghubung jalur utama kereta api menuju bandara baru Kulonprogo. PT KAI melalui kepala daop vi yogyakarta, pekan kemarin, telah menyatakan rencanakan pembangunan lintasan dan wesel persimpangan dari stasiun di Kedundang itu menuju lokasi bandara. 

TRIBUNJOGJA.COM - Saat ini, rencana perbaikan Stasiun Wojo dan Stasiun Kedundang masih dalam tahap administrasi.

Nantinya, kedua stasiun yang diperbaiki untuk menunjang bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang direncanakan akan diresmikan pada April mendatang.

Eko Budiyanto, Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 6, menerangkan jika nantinya kedua stasiun ini akan diperbaiki mulai dari ruang tunggu, transit, hingga akan diberi tempat jual beli tiket.

"Pembenahan baru proses admistrasi. Kalau benahi stasiun kan tidak terlalu lama, beda dengan bandara. Bandara saja April direncanakan bisa dioperasikan, apalagi hanya benahi stasiun," katanya pada Tribunjogja.com.

Dia mengatakan jika kedua stasiun ini sebelumnya merupakan stasiun operasi, dimana tidak ada aktivitas naik turun penumpang didalamnya.

"Walaupun saat ini Stasiun Wojo dan Kedundang merupakan stasiun kecil dan tidak ada aktivitas naik turun penumpang di stasiun tersebut, tapi nanti kalau bandara sudah kita sesuaikan kereta apa yang dimanfaatkan oleh penumpang," ungkapnya.

Eko mengungkapkan jika nantinya antara bandara dan stasiun Kedundang akan diberi penghubung rel, dimana nantinya penumpang bisa langsung turun ke bandara.

"Nanti kereta menyesuaikan, kalau penerbangan internasional sudah ada kita akan samakan dengan jadwal penerbangan. Kedundang memang sudah lama tidak aktif, dan hanya aktif sebagai stasiun operasi, bukan naik turun penumpang" terangnya.

Dia menerangkan jika kedua stasiun ini nanti juga akan disesuaikan dengan kelas penghubung bandara internasional.

"Wojo sudah dia berbenah, kita menyesuaikan dengan pembangunan bandara NYIA. Kalau bandara siap, kita lebih siap. Kelasnya, kelas bandara Internasional, tidak masalah," ungkapnya

Eko menerangkan jika jarak antara Kedundang dengan NYIA sendiri hanya sekitar 6 km dengan jarak tempuh 15 menit menuju NYIA jika ditempuh dengan kendaraan umum.

"Sekarang Wojo dulu, karena Kedundang belum terkoneksi dengan rel, nanti Kedundang dengan Bandara terkoneksi dengan rel. Dari bandara kita hubungkan dengan Stasiun Wojo juga," ungkapnya

Dia mengatakan jika kedua wajah stasiun ini, yang berarsitektur lawas tidak akan diubah, hanya dilakukan renovasi saja

"Wajah stasiun tidak akan dirubah, hanya direnovasi. Malah ada nilai tersendiri kalau bangunan tua. Tapi yang depannya, ruang tunggu, dibangun baru dan diperbagus," katanya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved