Breaking News:

Techno

Privy Quarter, Kantor Startup Tanda Tangan Digital Asal Yogyakarta Diresmikan

Privy Quarter, Kantor Startup Tanda Tangan Digital Asal Yogyakarta Diresmikan

Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
CEO Privy ID Marshall Pribadi menabuh Gong sebagai tanda kantor Privy Quarter diresmikan. 

Tanda tangan digital Privy ID menerapkan teknologi kliptografy asimetris dipadukan dengan hardware penyimpanan grade militer.

Konsep ini membuatnya tak bisa dipalsukan. Mampu mendeteksi setiap perubahan yang terjadi pada dokumen serta mewakili identitas setiap penandatangan dengan khusus.

CEO Privy ID Marshall Pribadi menjelaskan Privy ID adalah penyedia tanda tangan elektronik swasta pertama yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Undang-undang nomor 11 tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain itu, sebagai jaminan keamanan data, Privy ID telah mengantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2013

"Ini adalah sertifikasi standar Internasional untuk managemen keamanan informasi," katanya.

Baca: Layanan Booking Lebih Mudah dan Murah Lewat Aplikasi D’Paragon

Lebih lanjut Marshall menjelaskan semua infrastruktur Certificate Authority (CA) atau penyelenggara sertifikasi elektronik di Privy ID sudah di set sesuai standar web trust.

Artinya sudah memenuhi standar keamanan kelas dunia sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik untuk tanda tangan elektronik.

"Bulan Maret ini, dua bulan lagi kita akan di auditor internasional untuk sertifikasi web trust itu," terang dia.

Ia mencontohkan salah satu persyaratan untuk memenuhi standar keamanan dunia salah satunya bahwa semua karyawan tidak boleh membawa handphone dan memory card saat memasuki ruang kerja.

"Bahkan secrenshot komputer pribadi saja tidak bisa sehingga semua data terlindungi," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved