Bisnis

Per 1 Februari, Tiket Prameks Bisa Dipesan secara Online

Pada 1 Februari 2019, pengguna setia Kereta Api Prameks jurusan Yogya-Solo-Kutoarjo sudah bisa melakukan pemesanan tiket secara online.

Tayang:
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA COM, YOGYA - Pada 1 Februari 2019, pengguna setia Kereta Api Prameks jurusan Yogya-Solo-Kutoarjo sudah bisa melakukan pemesanan tiket secara online.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan hal tersebut dilakukan atas banyaknya masukkan yang diterima dari Prameker, atau sebutan untuk pengguna kereta api tersebut.

"Besok kami sudah bisa melayani tiket online atau e-tiket layaknya kereta api jarak jauh. Pemesanan bisa dilakukan 1 minggu atau 7 hari sebelum keberangkatan," tuturnya di hadapan wartawan, Rabu (30/1/2019).

Ia menjelaskan, melalui pemesanan tiket secara online tersebut, Prameker mendapatkan pembatasan kuota pemesanan yakni 1 orang untuk 1 tiket.

Baca: Ini Penampakan Ninja Cc Terkecil, Kawasaki Ninja 125

Berbeda bila mereka datang langsung ke stasiun, maka berlaku 1 orang bisa memesan hingga 4 tiket.

"Khusus tiket go show, hanya bisa kami layani ketika masih ada tiket yang tersisa," ucapnya.

Eko menuturkan, pihaknya mencoba mendengarkan masukan warga selama ini tentang kereta api, khususnya Prameks.

Dari informasi dihimpun Tribunjogja.com, kereta yang tak pernah sepi membawa penumpang tersebut pada 1 Februari besok memberikan pilihan pembelian tiket baru kepada masyarakat.

"Selain goshow dan sebelum yang sistem online ini, mereka minta agar pembelian bisa beberapa hari sebelumnya. Akhirnya ada pemesanan 1 minggu sebelum berangkat, ini sudah dilakukan," ujarnya.

Baca: Ada Promo Diskon Tiket Kereta Api, Khusus untuk Relasi Surabaya-Solo-Yogyakarta

Eko mengatakan, dalam sehari Prameks bisa melayani 21 trip perjalanan.

Tak kurang dari 10.794 penumpang diboyong setiap harinya.

Meski demikian, masih ada penumpang yang tak terangkut setiap harinya.

"Ya kami sadar, banyak yang protes ke kami kenapa kami tidak bisa naik dan seterusnya. Tapi yang perlu dipahami, Prameks ini kereta api PSO (Public Service Obligation), di mana harga dan kapasitasnya diatur oleh pemerintah," bebernya.

Ia menambahkan, memang sempat ada rencana untuk operasional KRL pada 2019 ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved