Bisnis

Pasar Modal Mulai Diminati Warga Yogyakarta

Jumlah investor di DIY pada tahun 2018 lalu mengalami pertumbuhan yang pesat, yakni mencapai angka 38.985 investor.

Pasar Modal Mulai Diminati Warga Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kepala BEI Perwakilan DIY Irfan Noor Riza 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah investor di DIY pada tahun 2018 lalu mengalami pertumbuhan yang pesat, yakni mencapai angka 38.985 investor.

Lebih dari 10 persen penduduk DIY sudah mulai berinvestasi ke pasar modal.

Kepala BEI Perwakilan DIY, Irfan Noor Riza mengatakan, pasar modal sekarang ini sudah mulai diminati oleh penduduk DIY.

"Seperti filosofi bahwa pasar modal ini ditunjukkan untuk pemerataan ekonomi," ujar Irfan saat ditemui Tribunjogja.com di sela-sela acara Pertemuan Triwarsa Anggota FK-IJK DIY 2019 di Grand Inna Malioboro, Rabu (23/1/2019).

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

Namun pemerataaan tersebut belum terjadi sebab kata Irfan masyarakat saat ini hanya membeli produknya saja, tidak membeli saham perusahaan.

"Perusahaan kalau produknya semakin banyak dibeli keuntungannya naik, keuntungan ini apakah dinikmati para pembelinya? Belum tentu, karena mereka tidak beli saham perusahaannya, sehingga pemerataan ekonomi tidak terjadi," ucapnya.

Lanjut dia, masyarakat DIY sekarang ini sudah mulai berinvestasi ke pasar modal dan mulai menikmati pasar modal sebagai wahana investasinya.

Baca: 30 Persen Pelaku Pasar Modal di DIY adalah Mahasiswa

Dengan begitu, ia berharap ke depan pemerataan ekonomi terjadi di DIY.

"Saya yakin 2019 nantinya bisa tembus 60 ribu investor di DIY," kata Irfan.

Ditambahkannya, hingga saat ini BEI DIY mencatat  ada sebanyak 619 perusahaan leasing yang ada di Indonesia.

Namun, baru sekitar 0.3 persen penduduk yang telah berinvestasi dari total jumlah penduduk di Indonesia. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved