Bisnis

30 Persen Pelaku Pasar Modal di DIY adalah Mahasiswa

Stigma pasar modal hanya untuk kalangan menengah ke atas ternyata perlahan-lahan sudah hilang dikalangan masyarakat Indonesia.

30 Persen Pelaku Pasar Modal di DIY adalah Mahasiswa
IST
Kepala Kantor PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stigma pasar modal hanya untuk kalangan menengah ke atas ternyata perlahan-lahan sudah hilang dikalangan masyarakat Indonesia.

Belakangan, para pelaku pasar modal telah semakin dimudahkan karena dengan hanya bermodalkan Rp 100 ribu, masyarakat telah bisa berinvestasi.

Maka tak heran investor pasar modal kini telah semakin beragam dan terdiri dari berbagai macam profesi, seperti petani, pengemudi ojek online, pedagang, ibu rumah tangga, guru, bahkan mahasiswa.

Kepala Kantor PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan, saat ini jumlah investor pasar modal di DIY ada sejumlah 35.992 per Mei 2018 atau sekitar 10% dari jumlah penduduk DIY yang sebesar 3,5 juta jiwa.

Baca: Kiosan Yakinkan Calon Investor Pasar Modal dengan Kinerja yang Memuaskan

"Dan dari angka tersebut 30% nya adalah mahasiswa. Mereka adalah perpanjangan tangan kami yang memasyarakatkan pasar modal di DIY ini, serta terdapat pula 35 galeri investasi di kampus-kampus guna membantu mahasiswa untuk belajar mengenai pasar modal," jelasnya, Senin (11/6/2018).

Mahasiswa, menurut Irfan sangat antusias untuk menginvestasikan uang mereka di pasar modal.

Selain mempunyai pergaulan yang luas, mereka juga terbantu dengan adanya Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) yang memungkinkan mereka untuk sharing dan diskusi seputar pasar modal.

Salah satu mahasiswa yang bisa dikatakan sukses di pasar modal yakni Idunk Ace Pradana.

Dirinya mengaku mulai menggeluti dunia pasar modal secara otodidak, sejak awal berkuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 2013 lalu dengan hanya bermodalkan Rp 600 ribu.

Halaman
123
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help