Techno
WhatsApp Batasi 'Forward' Pesan Maksimal 5 Kali. Ini Tujuannya
Pembaruan ini dilakukan guna menekan peredaran hoaks dari pesan berantai yang banyak dikirim via WhatsApp.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - WhatsApp membatasi jumlah pesan terusan (forward) di India pertengahan tahun 2018 lalu.
Jumlah pesan yang bisa diteruskan turun dari 20 kontak menjadi hanya lima kontak saja.
Pembaruan ini dilakukan guna menekan peredaran hoaks dari pesan berantai yang banyak dikirim via WhatsApp.
Dengan alasan yang sama pula, fitur forward pesan tersebut juga dibatasi di Indonesia.
Hal ini dikonfirmasi Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"(Fitur forward ini) untuk mengurangi potensi viralnya hoaks. Ini sebetulnya kami bicarakan sejak September tahun lalu. Kemudian dua bulan terakhir sudah dilakukan uji coba beta," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dalam keterangan pers yang dilakukan di Jakarta, Senin (21/1/2019).
Chief RA, panggilan Rudiantara mengatakan pembaruan ini akan mulai efektif besok, Selasa (22/1/2019) waktu Indonesia.
Baca: WhatsApp Lebih Populer, Mulai Kalahkan Facebook
Terkait pembatasan ini, Rudiantara mengatakan menyambut baik upaya WhatsApp melalui fitur ini.
"Kolaborasi ini kami sambut baik, ini menunjukan bahwa WhatsApp datang ke Indonesia bukan hanya untuk bisnis tapi untuk menciptakan pasar yang kondusif", imbuh Rudiantara.
VP Public Policy & Communication WhatsApp Victoria Grad yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut mengatakakan bahwa fitur ini tak hanya berlaku di Indonesia.
Ia mengungkapkan ada empat hingga lima negara yang sedang berdiskusi dengan WhatsApp untuk menerapkan fitur ini.
"Kami telah menguji coba di seluruh dunia sejak musim panas sekitar bulan Juli atau Augstus lalu. Yang kami lihat adalah perilaku meneruskan pesan turun 20 persen sejak diimplementasikan sejak musim panas lalu", papar Victoria.
Baca: 100% Berhasil! Cara Mengirim Pesan WhatsApp Tanpa Menyimpan Nomor Telepon Dulu
Victoria menjelaskan secara teknis bahwa cara kerja fitur ini hanya membatasi pesan "forward" dalam satu kali pengiriman, bukan membatasi penerusan pesan dalam satu hari.
"Kami sudah melakukan banyak riset dan menemukan bahwa lima kontak adalah angka yang tepat", imbuh Victoria.
Mengenai jumlahnya sendiri, Menkominfo tak mempermasalahkan maksimal lima kontak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/fitur-meneruskan-pesan.jpg)