Bersejarah, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, Dua Wanita Muslim AS Masuk Kongres
Dua wanita Muslim pertama di AS, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, resmi terpilih sebagai senator.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON – Sejarah besar ditorehkan bangsa Amerika Serikat. Fakta-fakta baru nan mengejutkan ini mewarnai Kongres AS. Dua wanita Muslim pertama di AS, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar, resmi terpilih sebagai senator.
Ilhan Omar bahkan menjadi senator wanita berkerudung pertama yang jadi anggota lembaga paling menentukan di AS. Tlaib dilahirkan di Detroit, Michigan, dari orangtuanya yang imigran Palestina.
3 Poin Menarik dari Mark Zuckerberg Saat Jawab Pertanyaan di Kongres Amerika Serikat
Sedangkan Ilhan Omar merupakan putri imigran dari Somalia. Ia tiba di AS saat berusia 14 tahun. Keluarganya lari dari Somalia menyusul perang saudara di negeri ini.
Ilhan Omar merupakan warga Somalia Amerika pertama yang jadi anggota Kongres AS. Semakin menarik, seorang gadis muda, Alexandria Ocasio-Cortez menjadi anggota Kongres termuda.
The Path, Refleksi Kebanggaan Raef Sebagai Muslim Amerika
Ia berdarah Puerto Rico, mengalahkan senator yang sudah 10 kali terpilih, Joe Crowley dari New York. Alexandria memainkan peran penting di balik kampanye kepresidenan Berni Sanders pada 2016.
Fakta menarik lain, Kongres AS saat ini juga diisi kaum perempuan lebih banyak dari masa sebelumnya. Demokrat kini juga mayoritas di DPR, sementara Republik tetap berkuasa di Senat.
Postur lembaga legislatif AS ini kemungkinan akan mengubah peta perpolitikan AS. Termasuk kemungkinan proses “impeachment” Presiden Donald Trump. Peluang “impeachment” ini membesar karena Demokrat menguasai parlemen.
Nancy Pelosi, kembali terpilih sebagai Ketua DPR, dan ia memperingatkan pemerintah Washington harus menyesuaikan dengan situasi politik terkini. Demikian dikutip dari Aljazeera.com, Jumat (4/1/2019) WIB.
Fakta baru lain, dua perempuan dari suku asli Amerika, juga masuk Kongres. Mereka adalah Deb Haaland, anggota suku Pueblo of Laguna, dan Sharice Davids. Haaland kondang dengan giatnya mengkampanyekan perubahan iklim global.
Sedangkan Davids yang merupakan anggota Ho-Chunk, suku aslie Amerika di Wisconsin, merupakan sarjana hokum dari Cornell Law School. Ia juga ahli seni bela diri dan seorang single mother.
Davids pernah bekerja di Gedung Putih saat pemerintahan Obama. Ia dikenal sebagai aktivis pembela LGBT. Wanita ini terpilih untuk ketiga kalinya dari distrik Kansas.
Kejutan lain, Ayanna Pressley, perempuan berkulit hitam pertama yang terpilih mewakili distrik primer Massachusetts. Ia mengalahkan senator yang 10 kali berkuasa, Michael Capuano.
Dari Texas, muncul dua wanita Latino pertama mewakili wilayah itu ke Kongres AS. Mereka adalah Veronica Escobar dan Sylvia Garcia. Escobar terpilih di distrik 16 Texas, sedangkan Garcia di distrik 29.
Dari Connecticut, Jahana Hayes, seorang mantan guru, menjadi wanita Afro Amerika pertama mewakili negara bagian itu.
Di Tennesse, Marsha Blackburn (Republik) menjadi wanita pertama asal negara bagian itu yang masuk Kongres AS.
Dari Iowa, untuk pertama kalinya dua perempuan memenangkan kursi Kongres setelah mengalahkan kandidat kuat yang selama ini dikuasai kaum pria. Mereka adalah Abby Finkenauer dan Cindy Axne.(Tribunjogja.com/ Aljazeera/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilhan-omar-dan-rashida-tlaib.jpg)