Mencicipi Nikmatnya Nasi Jagung Khas ala Rumah Makan Kampung Jawa Sleman
Kampung Jawa menyuguhkan alternatif karbohidrat yang termasuk langka, yaitu nasi jagung.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Akhir-akhir ini, rumah makan yang mengusung konsep klasik pedesaan khas Jawa sedang menjamur di mana-mana.
Selain menawarkan suasana ala desa yang tenang dan asri, tempat tersebut juga menawarkan berbagai menu rumahan tradisional, yang mungkin sudah sangat jarang ditemukan.
Jika sebagian besar rumah makan serupa menyediakan nasi merah dan nasi putih dalam menu, Kampung Jawa turut menyediakan nasi jagung.
Ya, rumah makan ala desa di Jalan Watugede nomor 69, Sariharjo, Ngaglik, Sleman ini menyuguhkan alternatif karbohidrat yang termasuk langka, yaitu nasi jagung.
Kehadiran nasi jagung ini tentunya mampu mengundang rasa penasaran pengunjung tentang bagaimana rasanya.
"Nasi merah, nasi putih, dan nasi jagung kita hargai Rp5000, porsi sepuasnya tapi cukup sekali ambil," jelas Agus, salah satu karyawan di Kampung Jawa.
Agus menjelaskan, Kampung Jawa juga menyuguhkan berbagai jenis lauk-pauk dan sayuran dalam berbagai bentuk.
Setidaknya ada puluhan jenis lauk, dengan beberapa jenis sayur dalam bentuk tumis dan kuah.
Selain itu, ada pula beberapa jenis sambal sebagai pendamping.
Selain nasi jagung, Kampung Jawa juga menyediakan jenis sayuran yang tidak umum, yaitu tumis jantung pisang. Mereka juga mengunggulkan tumis daun pepaya.
"Kalau lauknya kita menyajikan menu spesial berupa mangut lele dan mangut pari," jelas Agus.
Seluruh sayur dibanderol dengan harga Rp3.000 per itemnya.
Sementara lauk-pauk tersedia dengan harga bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp12.000.
Tak lupa, Kampung Jawa menyediakan puluhan jenis minuman. Mulai dari hangat hingga dingin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nasi-jagung-dan-nasi-merah.jpg)