Soccer Style
Anugerah Akhir Tahun untuk Bagus Nirwanto
Selain sukses mengantar PSS Sleman meraih gelar juara Liga 2 2018, pemain berposisi fullback kanan tersebut juga dikaruniai buah hati.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Akhir tahun 2018 ini dipastikan menjadi momen yang tak akan terlupakan bagi Mohammad Bagus Nirwanto.
Selain sukses mengantar PSS Sleman meraih gelar juara Liga 2 2018, pemain berposisi fullback kanan tersebut juga dikaruniai buah hati.
Ya, putra pertama dari perkawinannya dengan sang istri, Lilik Khalimatus Sya'diyah, yang lahir pada 11 November silam, seakan melengkapi rangkaian cerita indah di sepanjang tahun ini.
Rezeki yang tak terkira tentunya, bagi pemain asal Sidoarjo itu.
Baca: Kaleidoskop 2018: Penantian Panjang PSS Sleman Kembali ke Kasta Tertinggi
Menurutnya, gelar juara yang diraih bersama Super Elang Jawa, merupakan rezeki untuk sang anak, yang lahir sekitar satu bulan jelang partai final kompetisi kasta ke dua tanah air tersebut.
Terang saja, ia pun tidak sanggup menutupi kebahagiaannya.
"Alhamdulillah, sangat senang, bangga dengan hasil yang kami raih bersama PSS musim ini. Mungkin, ini rezeki untuk anak juga, karena baru saja lahir bulan lalu," katanya, Rabu (26/12/2018).
Terlebih, dalam mengarungi Liga 2 2018, Bagus bisa dikatakan memegang peran yang begitu krusial bagi klub kebanggaan masyarakat Sleman tersebut.
Selain tampil reguler di sisi kanan pertahanan, ban kapten juga melingkar erat di lengan kirinya.
Sebuah kepercayaan luar biasa, mengingat di skuat PSS bercokol nama-nama besar, yang jauh lebih senior darinya.
Sebut saja, Cristian Gonzales, Amarzukih, Jodi Kustiawan, yang baru bergabung pada bursa transfer jelang dimulainya babak 8 besar.
Namun, ia menilai, dengan atmosfer kebersamaan yang tercipta di dalam tim, jarak antara pemain senior dan junior praktis tidak terasa lagi.
Karena itu, Bagus tidak merasa terbebani meski didapuk sebagai kapten, sekaligus menjadi pemimpin di atas lapangan.
Baca: Bek Tangguh Ini Prioritaskan PSS Sleman Musim Depan
"Selama ini memang tidak ada istilah pemain junior dan senior di tim. Saya juga sering sharing dan ngobrol dengan pemain lain, termasuk Gonzales, yang sudah sangat kenyang pengalaman," tandasnya.
Lebih lanjut, dengan performa stabil yang ditunjukkan, nama Bagus tentu layak dipertahankan untuk tampil di Liga 1 musim depan.
Apalagi, pihak manajemen juga sudah mengisyaratkan, hendak mempertahankan sebagian besar penghuni starting eleven.
Terlebih, seandainya nama Seto Nurdiantoro kembali ditunjuk sebagai headcoach, peluang bertahan yang dimiliki Bagus dipastikan semakin besar.
Walau begitu, pemain yang akrab dengan nomor punggung 3 itu, mengaku belum terlalu memikirkannya.
"Prioritas saya memang main di PSS lagi musim depan. Tapi, untuk sekarang, saya masih ingin liburan dulu, kumpul bareng anak istri, sambil menunggu jadwal PSS di Piala Indonesia," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kapten-pss-sleman-semua-pemain-punya-niat-dan-motivasi-sama-untuk-meloloskan-pss-ke-liga-1.jpg)