Aturan Baru, Sanksi Menanti Jika Keluarga Tak Daftarkan Bayi dalam Program JKN-KIS

Apa saja sanksi yang bakal diterima sebuah keluarga jika tidak segera mendaftarkan bayinya dalam program JKN-KIS, penjelasannya berikut ini.

Aturan Baru, Sanksi Menanti Jika Keluarga Tak Daftarkan Bayi dalam Program JKN-KIS
KOMPAS.com/RENI SUSANTI
Ilustrasi Pelayanan BPJS Kesehatan 

TRIBUNJOGJA.COM - Sanksi menanti jika keluarga tidak mendaftarkan bayinya dalam program JKN-KIS. Aturan mengenai sanksi tersebut tertuang dalam perpres 82 tahun 2018 yang kini sudah dipakai BPJS Kesehatan sebagai landasan.

Apa saja sanksi yang bakal diterima sebuah keluarga jika tidak segera mendaftarkan bayinya dalam program JKN-KIS, BPJS memberikan penjelasan berikut ini.

Dikutip tribunjogja.com dari kompas.com, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 telah terbit dan digunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebagai landasan implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat ( JKN-KIS).

Baca: Ada Uang Rp7 M dalam Plastik di Kantor KONI, KPK Telusuri Alasan Pencairan Hibah Secara Tunai

Ada sejumlah aturan yang baru tertuang dalam Perpres ini, salah satunya tentang pendaftaran kepesertaan bayi baru lahir dalam JKN-KIS.

Ini berbeda dangan Perpres Nomor 28 Tahun 2016 yang tidak mengaturnya.

"Peserta (JKN) yang tidak mendaftarkan bayinya akan dikenakan sanksi. Sanksinya sesuai dengan ketentuan peraturan perudang-undangan," kata Deputi Direksi Bidang Kepesertaan BPJS Kesehatan, Bona Evita kepada awak media di kantornya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (19/12/2018).

Bona mengungkapkan, pemberian sanksi ini sesuai penjelasan sejumlah pasal dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2018.

Yaitu Pasal 16, Pasal 28, dan Pasal 46. Pasal ini dinilai saling berkaitan, berhubungan dan tidak berdiri sendiri.

"Dalam pasal tersebut, bahwa bayi baru lahir dari peserta JKN diwajibkan mendaftarkan bayinya menjadi peserta JKN dalam kurun waktu 28 hari sejak lahir," jelasnya.

"Sanksinya apa? Misalnya bayi lahir pada 25 Desember 2018 lalu baru pada Desember 2019 baru didaftarkan. Tentunya, keluarga akan dikenai sanksi membayar iuran sejak bayi dilahirkan," sambunya.

Halaman
12
Editor: ose
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved