Pendidikan
Disdikpora DIY Dorong Lulusan SMK Siap Bekerja
Ia berharap, SMK juga dapat menjalin kerjasama dengan dunia industri sehingga nantinya lulusan SMK siap bekerja.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai salah satu SMK di Indonesia masuk dalam Program Revitalisasi SMK oleh Pemerintah, SMKN 2 Yogyakarta mendapat bantuan dari pemerintah terkait revitalisasi SMK.
Salah satu bantuan yang diterima adalah "Program Pengembangan SMK Berbasis Industri/Keunggulan Wilayah."
Ketua Pelaksana Pengembangan SMK Berbasis Industri SMKN 2 Yogyakarta, Maryuwono mengatakan, program ini guna memperbaiki kualitas pendidikan melalui pendekatan pengelolaan pendidikan berbasis industri atau keunggulan wilayah.
Pengelolaan tersebut dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip kualitas yang diterapkan industri ke dalam proses pembelajaran.
Baca: SMKN 2 Yogyakarta Meluncurkan Produk Berbasis Industri
"Hal ini guna menghasilkan lulusan yang memiliki hard skill dan soft skill sesuai tuntutan kompetensi kerja yang dibutuhkan dunia industri," ujarnya disela-sela acara Eksplorasi Pembelajaran Kewirausahaan Dalam Rangka Kegiatan SMK Berbasis Industri Tahun 2018, Jumat (14/12/2018).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyamapaikan, saat ini Disdikpora DIY tengah menggalakan seluruh SMK di DIY agar tidak hanya mengembangkan kemampuan akdemik secara teoritik.
Namun juga bagaimana lulusan SMK mampu mempraktikkannya.
"Makanya kita kembangkan Teaching Factory kemudian kita kembangkan Technopark yang itu bisa mendukung siswa mengembangkan kemampuannya," katanya
Di DIY sendiri kata Baskara sudah ada sebanyak 23 SMK yang memiliki Technopark.
"Technopark harus melibatkan industri, harus dikembangkan untuk memenuhi dunia industri," ujarnya.
Baca: PLN Satu-satunya BUMN Peraih Penghargaan Kemendikbud untuk Program Vokasi Siswa SMK
Ia berharap, SMK juga dapat menjalin kerjasama dengan dunia industri sehingga nantinya lulusan SMK siap bekerja.
Bukan hanya siap untuk memasuk dunia kerja, tetapi juga dari sisi kemampuan siswa tersebut juga sudah siap.
"Kalau kita perhatikan data yang ada SMK di Jogja itu bisa menyerap atau memasukkan dunia usaha dunia industri sampai 60 persen, termasuk di dalamnya ada yang berwirausaha," lanjut dia.
Sementara itu, Baskara menambahkan, sebanyak 10-12 persen lulusan SMK memilih untuk melanjutkan kuliah.
"Maka sisanya sebanyak 28 persen masih masa tunggu, yang ini (28 persen-red) yang harus kita carikan solusi supaya mereka bisa masuk dunia kerja," ucapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-pemuda-dan-olahraga-disdikpora-diy-kadarmanta-baskara-aji.jpg)