Jokowi: Bela Negara Bukan Kumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata

Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa membela negara bukan perkara mudah. Butuh aksi nyata untuk menguatkan NKRI

Jokowi: Bela Negara Bukan Kumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata
IHSANUDDIN/Kompas.com
Presiden Jokowi saat membuka Jambore Bela Negara FKPPI di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa membela negara bukan perkara mudah. Butuh aksi nyata untuk menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi kepara para peserta Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Tahun 2018.

"Tugas saudara membela negara tidak mudah. Tidak cukup kumpulkan massa, tapi kerja nyata," kata Jokowi saat membuka acara jambore bela negara FKPPI di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

 Judas Priest Undang Presiden Jokowi untuk Saksikan Konser di Ancol

Jokowi menegaskan, membela negara dengan kerja nyata itu bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya melalui profesi.

Misalkan dokter, bisa membela negara dengan mengabdi menangani masalah kesehatan rakyat di daerah terpencil.

Begitu juga dengan insinyur. Dengan latar belakang teknik sipil, kata dia, insinyur bisa merencanakan dan mengawasi proyek konstruksi.

"Bisa jadi guru yang tanpa kenal lelah memberi yang terbaik bagi bangsa. Juga bisa jadi pengusaha, socio preneur," tambah dia.

Survei LSI: Elektabilitas Calon Stagnan, Jokowi-Maruf 53,2 Persen, Prabowo-Sandiaga 31,2 Persen

Jokowi meminta kader FKPPI tidak lengah dalam menjaga Pancasila. Jangan sampai ideologi lain masuk ke Indonesia dan menggerogoti Pancasila.

"Kita harus selalu jaga Pancasila, jaga NKRI, dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa kita sehari-hari. Jangan sampai ideologi impor menggeser Pancasila yang pada akhirnya mengoyak NKRI, mengoyak merah putih," kata dia.

KAI Siapkan 48 KA Tambahan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2019

Jokowi melanjutkan, perpecahan harus dihindari di tengah keragaman suku, agama, tradisi, bahasa. Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus terus dirawat.

"Di negara Pancasila, kepentingan negara harus diletakkan di atas kepentingan pribadi," ujar dia. (Ihsanuddin)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi: Bela Negara Tak Cukup Kumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved