Viral Sapi Berotot di Belgia, Diduga Akibat Mutasi Genetika

PETA menjelaskan bahwa mutasi itu berarti hewan-hewan ini telah kehilangan protein yang bisa mengontrol pertumbuhan otot mereka.

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
IST
Belgian Blue, sapi berotot kekar 

TRIBUNJOGJA.com - Belum lama ini muncul kabar seekor sapi di Austalia yang memiliki tubuh super besar. Ia memiliki bobot tubuh 1400 kilogram dengan tinggi 194 sentimeter. Jauh lebih besar dibandingkan dengan sapi pada umumnya.

Belum selesai sapi bernama Knickers tersebut, kini muncul lagi sebuah video viral yang memperlihatkan seekor banteng dengan otot kekar.

Knickers sapi raksasa dari Australia yang beratnya mencapai 1.400 kilogram
Knickers sapi raksasa dari Australia yang beratnya mencapai 1.400 kilogram (IST/THE NEW DAILY)

Gambar-gambar dari Belgian Blue itu memperlihatkan secara jelas bagaimana banteng ini memiliki otot-otor yang kekar hingga membuat banyak orang menduga bahwa ini merupakan hasil dari suntik steroid.

Belgian Blue
Belgian Blue (IST)

Namun menurut PETA, kelompok perlindungan hewan, banteng itu begitu besar karena mutasi genetik yang disebut 'berotot ganda'.

Belgian Blue
Belgian Blue (IST)

PETA menjelaskan bahwa mutasi itu berarti hewan-hewan ini telah kehilangan protein yang bisa mengontrol pertumbuhan otot mereka.

Ular Piton Raksasa di Padang Pariaman, Rekaman Video Lima Warga Kewalahan Adu Kuat

Ini terjadi secara alami, namun lebih sering terjadi di peternakan di mana hewan dengan mutasi secara selektif dibesarkan karena mereka menghasilkan lebih banyak daging.

Sapi Raksasa

Sebelumnya, sapi bernama Knickers juga menyita perhatian publik lantaran ukurannya yang luar biasa.

Kingkong dari Tegal, Bukti Eksisnya Primata Raksasa di Jawa Jutaan Tahun Lalu

Di usianya yang 7 tahun, Knickers sudah memiliki bobot lebih dari 1.400 kilogram, dan tinggi 194 sentimeter yang dihitung dari bahunya.

Knickers, sapi jantan di Australia, yang memiliki tinggi 194 sentimeter, jauh lebih besar dibandingkan ternak sapi lainnya.
Knickers, sapi jantan di Australia, yang memiliki tinggi 194 sentimeter, jauh lebih besar dibandingkan ternak sapi lainnya. (DAILY MIRROR / 7 NEWS)

Seperti diwartakan The Guardian, tak seorang pun tahun mengapa Knickers tumbuh begitu besar, termasuk pemiliknya.

Dugaan sementara yang datang dari Min Du, profesor biologi pertumbuhan di Washington State University, pemicunya kemungkinan adalah hormon pertumbuhan di luar kendali.

Sebagai catatan, Min Du belum pernah bertemu dengan Knickers dan belum melakukan pemeriksaan langsung, ia hanya memperkirakan.

Kepada Live Science, Min Du berkata bahwa ada beberapa kondisi yang mungkin menyebabkan Knickers memiliki tubuh raksasa.

Saling Melilit dan Mengunci! Kelabang Raksasa Duel dengan Seekor Ular

"Alasan yang paling mungkin adalah ada beberapa jenis mutasi atau sesuatu yang terjadi pada hormon pertumbuhan atau reseptor hormon pertumbuhan," ujar Du dilansir Rabu (28/11/2018).

Du menduga, Knickers memproduksi terlalu banyak hormon pertumbuhan pada usia dua sampai tiga tahun, sebelum ia mencapai usia dewasa.

Ukuran tubuh yang dimiliki Knickers memang tidak normal. Pasalnya, sapi perah pada umumnya tingginya hanya setengah sampai dua pertiga tinggi Knickers. Meski tinggi Knickers tidak umum, ada sapi holstein lain dengan tubuh lebih tinggi.

Ia adalah sapi steer jantan bernama Bellino, tingginya 2,02 meter dan tinggal di Italia. Menurut laporan The Guardian, bobot tubuh Bellino hampir sama dengan Knickers.

Ayam jumbo

Seekor ayam di Kosovo juga menjadi terkenal karena ukuran tubuhnya yang tak lazim.

Merakli nama ayam unik itu, tinggal di sebuah peternakan di Kosovo.

Merakli, ayam di Kosovo yang memiliki tinggi hampir satu meter dan berat badan 7,7 kg.
Merakli, ayam di Kosovo yang memiliki tinggi hampir satu meter dan berat badan 7,7 kg. (New Dog Media)

Ayam jenis Brahma ini memiliki tinggi hampir satu meter dan berat 7,7 kg.

Ayam bertubuh jumbo Merakli sudah viral sejak tahun 2017 lalu.

Di awal kemunculannya, banyak yang tak percaya dengan kebenaran cerita ayam raksasa itu.

TribunJogja.com melansir dari Daily Mail, beberapa orang beranggapan bahwa Merakli hanyalah manusia yang memakai kostum ayam.

Namun cerita viral itu benar adanya.

Menurut Fitim Sejfijaj, pemilik ayam jumbo tersebut, Merakli adalah ayam yang bahagia dan penuh kasih sayang.

Saat ini, dia sudah tinggal bersama dua ayam lainnya.

"Dia punya dua ayam bersamanya dan diperlakukan dengan sangat baik," kata Fitim pada The Sun.

Ayam Brahma adalah jenis ayam besar yang dikembangkan di Amerika Serikat dari burung yang awalnya diimpor dari Cina.

Berat rata-rata untuk ayam Brahma adalah 5.5kg. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved