Sleman

Penguji Dishub Sleman: Banyak Jeep Lava Tour Belum Layak

Penguji kendaraan Dinas Perhubungan Sleman menyebut ada 300 unit jeep Lava Tour yang belum layak.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Sejumlah jeep Lava Tour di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan, Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Penguji kendaraan Dinas Perhubungan Sleman Zaenal Arifin menyebut ada banyak unit jeep Lava Tour yang belum layak.

Kesimpulan ini didapat berdasarkan enam kali pemeriksaan yang sudah dilakukan.

"Banyak komponen kendaraan yang tidak sesuai standar," kata Zaenal pada Tribunjogja.com, Selasa (06/11/2018) di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan.

Sejumlah komponen yang tidak standar ditemukan Zaenal pada bagian kemudi, selang rem fleksibel, hingga spring wheel.

Bahkan ada komponen yang penggunaannya sudah melewati ambang batas.

Baca: SK Bupati Terbit, Jeep Lava Tour Merapi Akan Lewati Jalur Khusus

Ia juga mengungkapkan bahwa proses modifikasi yang dilakukan juga tidak sesuai spesifikasi, misalnya saja penggunaan mesin yang tidak sesuai dengan kendaraan jeepnya.

"Begitu juga dengan lampu-lampu kendaraan yang warnanya sebagian besar tidak sesuai standar," kata Zaenal.

Meski banyak kekurangan, Zaenal menyebut pengelola hingga driver jeep cukup kooperatif.

Mereka juga bersedia untuk melakukan perbaikan.

Terkait tenggat waktu perbaikan, Zaenal menyatakan tidak ada batas secara khusus yang diberikan.

"Perbaikan mengikuti manajemen masing-masing komunitas jeep," kata Zaenal.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved