Nasional

Tanamkan Nilai Sejarah Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Event Sejarah

Event Sejarah ini mengambil tema 'Menggali, mengembangkan dan menanamkan nilai-nilai sejarah pendidikan Muhammadiyah

Tanamkan Nilai Sejarah Berbasis Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Event Sejarah
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
salah satu rangkaian Event Sejarah yakni Seminar Sejarah Pendidikan Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Aisyiyah Yogyakarta pada Rabu (24/10/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Direktorat Sejarah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud menggelar event sejarah pada Rabu (24/10/2018).

Event Sejarah ini mengambil tema 'Menggali, mengembangkan dan menanamkan nilai-nilai sejarah pendidikan Muhammadiyah sebagai implementasi penguatan pendidikan karakter'.

"Kegiatan ini memiliki makna penting dalam pengembangan dan penanaman nilai-nilai sejarah berbasis penguatan pendidikan karakter," ujar Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Sleman, Suwadi.

Event ini diisi dengan penyelenggaraan tour de Muhammadiyah, yakni dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah Muhammadiyah di era kelahiran awal pendirian persyarikatan Muhammadiyah.

Baca: Mendikbud Berharap Ada Penguatan Pengkajian Sejarah Melalui Mata Pelajaran Pendidikan AIK

Beberapa lokasi yang akan dikunjungi yakni Kauman, Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta dan Karangkajen.

Tour de Muhammadiyah akan berlangsung pada 27 September yang dimulai dengan pembukaan program di Grha Suara Muhammadiyah.

"Tour de Muhammadiyah supaya menginternalisasi yang diiringi dengan pelatihan penulisan sejarah Muhammadiyah," lanjut dia

Ia melanjutkan, pelatihan tersebut yakni dengan menggelar lomba penulisan sejarah Muhammadiyah yang diikiti sebanyak 36 SMP Muhammadiyah se-DIY.

Baca: SMA N 1 Prambanan dan SMA Muhammadiyah Kalasan Menyandang Sekolah Siaga Bencana

Selain itu, event juga diisi dengan lomba dramatisasi ketokohan KH Ahmad Dahlan, pameran kaleidoskop Pendidikan Muhammadiyah dan Seminar Sejarah Pendidikan Muhammadiyah.

Ketua Panitia Event Sejarah, Hendro Sucipto menambahkan, lomba drama ini akan diikuti sebanyak 25 SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman.

"Untuk Pameran dan Kaleidoskop Pendidikan Muhammadiyah rencananya akan menghadirkan 2000 pengunjung dari SD hingga SMA Muhamamdiyah di Sleman," kata Hendro.

Selain melibatkan 25 SMP Muhammadiyah di Kabupaten Sleman, pameran ini juga melibatkan sejumlah instansi Muhamadiyah yang ada di Kabupaten Sleman.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved