Bantul
Adu Banteng Motor Vs Pickup, Satu Orang Terjun ke Jurang Sedalam Lima Meter
Pantauan Tribunjogja.com dilokasi kejadian, sisa-sisa goresan kecelakaan itu masih tersisa di aspal tikungan Senowo Bojong.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kecelakaan 'adu banteng' antara sepeda motor Honda beat nopol Z 6439 MO dengan mobil pick up nopol AB 8043 GU terjadi di jalan Pajangan-Sedayu, tepatnya di tikungan senowo Bojong, Selasa (23/10/2018) sekira pukul 12.00 WIB.
Panit Laka Lantas Polsek Sedayu, Iptu Boidi mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika mobil pickup yang dikendarai oleh Rahmad Muhadi warga Godean, Sleman, melaju dari arah selatan (pajangan) menuju Utara (sedayu).
Sesampainya di lokasi kejadian, di tikungan senowo Bojong, diduga kuat pengendara pickup tidak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga melewati batas marka jalan ke arah lajur berlawanan.
Nahas, bersamaan waktu itu, dari arah berlawanan melaju juga sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Aditya Eka Wahyunugroho, warga Yogyakarta.
Baca: Kronologi Kecelakaan Rini Puspitawati, Saksi Lihat Mobil Belok Tajam Sebelum Hantam Batu
"Keduanya sempat berusaha menghindar namun karena jarak yang terlalu dekat. Akhirnya kecelakaan tak bisa dihindari," katanya, Selasa (23/10/2018)
Kerasnya benturan, kata Iptu Boidi menyebabkan sepeda motor ringsek dan sempat terseret cukup jauh hingga menabrak pembatas jalan.
Sang pengendara motor, Aditya Eka Wahyunugroho, ikut terseret kemudian terlempar melewati pembatas jalan dan akhirnya jatuh ke jurang sedalam lima meter.
Akibatnya, korban mengalami luka cukup parah dibagian kepala.
"Jadi, pengendara motor ini tertabrak, terseret dan kemudian terlempar masuk ke jurang sedalam lima meter. Mengalami luka dibagian paha kanan, pergelangan kiri dan cidera kepala berat," tuturnya.
Karena luka yang diderita cukup fatal, korban langsung dilarikan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah, Gamping guna menjalani perawatan medis.
Baca: TRAGEDI BINTARO : Hari Ini 31 Tahun Lalu Terjadi Kecelakaan Kereta Api Terburuk di Indonesia
Pantauan Tribunjogja.com dilokasi kejadian, sisa-sisa goresan kecelakaan itu masih tersisa di aspal tikungan senowo Bojong.
Rekahan dan bercak darah juga masih menempel.
Salah satu warga yang menjadi saksi kejadian, Murgiyati (47) menceritakan, saat kejadian dirinya sempat mendengar dentuman cukup keras.
"Ada suara keras "Brakkk". Terus pas saya lihat ada motor ke gencet oleh mobil pickup di pembatas jalan," tuturnya.
"Orangnya jatuh ke bawah, ke jurang. Luka parah," timpal dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/motor-honda-beat-ringsek-pasca-kecelakaan-adu-banteng-dengan-mobil-pickup_20181023_153440.jpg)