Bantul

KPU Bantul Kolaborasi dengan Pemkab Gelar Pemilos SMP Serentak

Komisi Pemiluhan Umum Bantul Kolaborasi dengan Pemkab Gelar Pemilos Serentak di 90 SMP

KPU Bantul Kolaborasi dengan Pemkab Gelar Pemilos SMP Serentak
Tribun Jogja/ Amalia Nurul Fathonaty
Seorang siswa mencelupkan jari kelingking ke tinta ungu tanda telah diberikannya hak suara pada pemilos SMP di SMP Negeri 3 Banguntapan, Senin (22/19/2018) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ada yang berbeda di SMP Negeri 3 Banguntapan, Senin (22/10/2018) pagi. Puluhan siswa tampak memadati sebuah ruangan di salah satu sudut sekolah bernuansa hijau ini.

Rupanya mereka tengah menggelar pemilihan ketua OSIS (pemilos). Layaknya pemilu sungguhan, para siswa dipanggil satu persatu untuk mendapat kertas suara.

Lalu menuju bilik suara untuk mencoblos calon ketua OSIS pilihan mereka. Tak lupa memasukkan kertas suara ke dalam kotak suara, sebelum terakhir mencelupkan jari mereka pada tinta ungu tanda hak suara telah diberikan.

Pemilos ini pun serentak dilakukan di 90 sekolah menengah pertama di Kabupaten Bantul.

Baca: Pemilos SMP, Didik Anak Berdemokrasi Sejak Dini

Ketua KPU Bantul Mohammad Johan Komara mengatakan, pemilos ini seperti miniatur pemilu Indonesia.

"Miniatur pemilu Indonesia. Jadi sejak dini sudah diajarkan (demokrasi). Ketika saatnya nanti jadi sudah familiar," terangnya kepada wartawan usai upacara peluncuran pemilos SMP, Senin (22/10/2018) pagi.

Pemilos SMP ini menurut Johan diikuti oleh total 27.995 siswa SMP di Kabupaten Bantul. Pemilos ini diinisiasi sejak 2017 hasil kolaborasi KPU Bantul dengan pemda Bantul.

"Kalau sebelumnya, kami telah menginisiasi pemilos SMA sejak 2011. Baru sejak 2017 pemilos SMP digelar," kata Johan. "Sehingga adik-adik kita yang sekolah di SMP dapat belajar demokrasi, bagaimana menyelenggarakan pemilu," ungkapnya. (tribunjogja)

Penulis: amg
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved