Yogyakarta
Merti Bakpia 2018 Digelar Besok
Pasalnya selain iring-iringan gunungan bakpia, kegiatan tersebut juga menampilkan gelar potensi kesenian lainnya serta melibatkan beberapa sekolah
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah absen tahun lalu, Merti Bakpia atau Garebeg Bakpia akan kembali digelar besok, Sabtu (20/10), yang dimulai dari eks-Pabrik Tegel Kunci di Jalan KS Tubun, Pathuk, Ngampilan.
Ketua Panitia Merti Bakpia, Aris Dewanto menjelaskan bahwa pelaksanaan Merti Bakpia tahun ini akan lebih meriah dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Pasalnya selain iring-iringan gunungan bakpia, kegiatan tersebut juga menampilkan gelar potensi kesenian lainnya serta melibatkan beberapa sekolah sekitar.
"Tahun ini kita buat lebih meriah dari 2016. Ada beberapa kegiatan sampai tengah malam," ucapnya saat jumpa pers di Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta, Kamis (18/10/2018).
Baca: Bakpia Masih Menjadi Primadona Buah Tangan Para Pemudik
Selanjutnya, untuk acara inti, Aris menjelaskan relatif sama dengan pelaksanaan sebelumnya.
Terdapat 5 gunungan bakpia yang terdiri dari 1 gunungan bakpia lanang, 1 bakpia gunungan bakpia wadon, dan 3 gunungan bakpia anakan.
"Kalau jumlah bakpia di gunungan lanang dan wadon ada 3.000 buah. Sementara untuk anakan ada 4.000 buah. Gunungan ini nanti untuk dirayah (diperebutkan warga). Tapi ada juga nanti yang membagikan bakpia ke penonton menggunakan tampah. Ada sekitar 5.000 buah yang dibagikan itu," terangnya.
Bakpia yang ada dalam Merti Bakpia tersebut, lanjutnya, terdiri dari beberapa varian rasa.
Aris menyebut terdapat varian rasa kacang hijau, ubi ungu, durian, stroberi, keju capuccino, mochaccino, tiramisu, green tea, dan kumbu hitam.
"Semua bakpia yang ada dalam gunungan tersebut kami beli dari pelaku UMKM. Tapi memang kami minta ada harga khusus. Jangan disamakan dengan harga kalau mereka menjual ke pembeli yang lain," ucapnya.
Lurah Ngampilan, Agus Jaka Haryana menjelaskan bahwa gelaran tersebut sudah memasuki tahun keenam.
Baca: Sambut Imlek, 1000 Bakpia Gratis Dibagikan di Malioboro
"Sudah dimulai dari 2012, tepatnya 18 Oktober. Absen pada tahun 2017 karena ada kendala teknis, dan saat ini digelar kembali," ucapnya.
Ia menuturkan bahwa acara tersebut akan dimulai dengan menyerahkan gunungan bakpia di depan eks-Pabrik Tegel Kunci KS Tubun, bergerak ke barat menuju Jalan Letjen Suprapto, lalu ke selatan menuju Ngabean, lalu ke timur Jalan KH Ahmad Dahlan, selanjutnya menuju Jalan Bhayangkara, dan berakhir di Jalan KS Tubun.
"Selain acara inti, kami juga menampilkan potensi kuliner di lapangan tegel kunci stnad oseng-oseng mercon dan kuliner telo tempe. Ada juga pameran produk hasil pengolahan dari bank sampah aerta batik eco print yang sudah diperjualbelikan secara online," tandasnya.
Camat Ngampilan, Ananta Wibowo menyatakan kegiatan Merti Bakpia sebagai penegas bahwa di manapun bakpia itu berada, hanya Bakpia Pathuk yang dikenal sebagai sentranya bakpia di Kota Yogyakarta.
"Pathuk itu adanya di Ngampilan. Makanya kegiatan ini jadi penanda bahwa sentranya Bakpia ada di ngampilan," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gunungan-bakpia_20150914_215734.jpg)