Bantul

Kasus Kontainer Berisi Puluhan Motor dan Mobil Bodong di Bantul Belum Temui Titik Terang

22 Hari Dirilis, Kasus Kontainer Berisi Puluhan Motor dan Mobil Bodong di Bantul Belum Temui Titik Terang

Kasus Kontainer Berisi Puluhan Motor dan Mobil Bodong di Bantul Belum Temui Titik Terang
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Waka Polres Bantul Kompol Ahmad Nanang Wibowo didampingi Kasat Reskrim, AKP Rudy Prabowo dan Kasubbag Humas Polres Bantul AKP Sulistyaningsih, menunjukkan barang bukti Empat Kontainer berisi puluhan sepeda motor dan mobil di Mapolres Bantul, Selasa (25/9/2018) 

Dalam pengungkapan kasus kendaraan bodong ini, polisi sudah memeriksa sedikitnya 11 saksi.

Sejumlah saksi tersebut terdiri dari driver kontainer, petugas gudang hingga petugas jasa ekspedisi.

"Untuk modus dan motif perkara ini masih kita dalami. Kita sudah periksa 11 saksi. Masih kita dalami terus," kata Kasat Reskrim Bantul, AKP Rudi Prabowo, saat jumpa pers di halaman Mapolres Bantul, Selasa (25/9/2018) lalu.

Rudi menjelaskan, tujuan utama dari pengungkapan kasus ini supaya memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Polres Bantul tengah menangani kasus kendaraan bermotor tanpa dilengkapi dokumen resmi.

"Mungkin dari masyarakat ada yang menjadi korban, atau merasa memiliki kendaraan tersebut silahkan nanti bisa berhubungan dengan Polres Bantul," terangnya.

Baca: Warga Kampung Magersari Pasang Pitutur Jawa untuk memberikan Pesan Damai Pemilu

Nada meyakinkan diucapkan Rudi bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi lain. Sehingga diharapkan, kasus empat kontainer yang membawa puluhan kendaraan bermotor bodong bisa diusut dengan tuntas.

Adapun diketahui bahwa 7 mobil dan 24 motor yang diamankan petugas dalam empat kontainer tersebut tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi. Atau bisa dikatakan kendaraan bodong yang rencananya hendak di bawa ke luar negeri melalui pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Puluhan kendaraan ini tanpa dilengkapi surat resmi. Hanya ada STNK tetapi tidak ada BPKB-nya. Rencananya akan dikirim ke luar negeri, lewat Semarang," kata dia. (tribunjogja)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved