CPNS 2018

Cara Kirim Berkas CPNS Lewat Pos Melalui PO BOX, Tak Perlu Unggah Scan di sscn.bkn.go.id

Sejumlah instansi memberikan persyaratan kepada pelamar untuk mengunggah dokumen persyaratan melalui laman sscn.bkn.go.id

Cara Kirim Berkas CPNS Lewat Pos Melalui PO BOX, Tak Perlu Unggah Scan di sscn.bkn.go.id
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ratusan warga dari berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Magelang memadati bagian pelayanan SKCK Polres Magelang, Senin (8/10/2018). Sebagian besar untuk keperluan CPNS dan PPG. 

Nantinya, ada tanggal batas waktu cap pos yang harus dipenuhi peserta saat mengirimkan berkas.

"Silahkan ikuti ketentuan instansi tempat kamu mendaftar. Untuk pelamar di Kementerian PANRB diharuskan mengirimkan berkas melalui PO BOX dengan terakhir cap pos tgl 15 oktober 2018," tambah Kemenpan RB.

Sementara itu, Kemenpan RB akhirnya memberi kejelasan akan nasib pendaftaran CPNS 2018 di Sulawesi Tengah, khususnya daerah yang terdampak gempa.

Khusus untuk daerah terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, pendaftaran CPNS akan ditunda hingga 2019 mendatang.

"Jadi, untuk Sulawesi Tengah, khususnya Palu, Donggala, Parigo Moutong, dan Sigi akan kami tunda sementara," tutur Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja, dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, Rabu (10/10/2018).

Keputusan ini mempertimbangkan kehidupan masyarakat untuk masa pemulihan pascabencana.

KemenPAN-RB sendiri belum dapat memastikan kapan pendaftaran CPNS untuk wilayah terdampak bencana akan dilakukan.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan komunikasi secara aktif pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk kepastiannya.

"Saat ini, kami belum benar-benar mengontak pemerintah daerahnya akan ditunda sampai kapan. Pokoknya sampai dilihat ini bisa berjalan lagi," tandasnya.

Sementara itu, Deputi Sistem Informasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Iwan Hermanto menyatakan kemungkinan besar proses rekrutmen CPNS baru akan dilaksakan 2019 untuk daerah tersebut.

Dirinya menegaskan, penundaan untuk beberapa wilayah terdampak bencana ini juga tidak mengganggu apa pun.

"(Proses rekrutmen) melewati tahun anggaran (2018). Mungkin kan geser kan, tapi kan kalau kondisi force majeure ya nggak apa," kata Iwan.

Selain itu, pertimbangan lain adalah kondisi psikologis masyarakat yang terdampak bencana.

"Mereka dalam kondisi seperti itu disuruh ikut tes, diminta bersaing mungkin tidak akan konsentrasi," pungkas Iwan.

(TribunStyle.com / Salma Fenty Irlanda)

Editor: dik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved