Gempa Sulawesi Tengah
HOAKS - Ratusan Bayi Korban Gempa Palu Dibawa ke Makassar
Beredar informasi hoaks yang mengabarkan ada 100 bayi korban gempa di Palu yang berada di tempat penampungan di Antang, Makassar
TRIBUNJOGJA.COM - Belum lama ini beredar informasi yang mengabarkan ada 100 bayi korban gempa di Palu yang berada di tempat penampungan di Antang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kabar ini tersebar melalui media sosial Facebook dalam grup jual-beli online yang di-post oleh salah satu anggota dari grup tersebut.
Unggahan itu juga mengatasnamakan "Ibu Ilmi" sebagai narahubung.
Adapun pesan tersebut berbunyi:
"Assalamualaikum...siapa tahu ada keluarga yang mau adopsi anak dari Palu, ada 100 lebih anak bayi di tempat penampungan di Antang, korban gempa Palu yang sudah tidak ada orangtuaya. Ibu Ilmi 081343538888," tulis si pengunggah.
Informasi ini beredar setelah peristiwa gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) lalu.
Polisi Pastikan HOAKS
Pihak kepolisian memastikan bahwa informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.
"Dari hasil patroli cyber setelah diklarifikasi dan konfirmasi ternyata tidak ada," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo saat dihubungi, Senin (8/10/2018).
Adapun kepolisian menerima kabar tersebut dari hasil patroli siber kepolisian di media sosial pada 5 Oktober 2018.
Menurut Dedi, informasi tersebut disebarkan pengguna dengan tujuan membuat gaduh media sosial.
Hingga saat ini, unggahan tersebut telah dihapus dari akun jual-beli online agar pemberitaan hoaks tersebut tidak semakin tersebar. (Retia Kartika Dewi)
.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beredar Kabar 100 Bayi Korban Gempa Ada di Antang, Polri Sebut Hoaks"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/hoaks-bayi-korban-gempa-palu_20181008_151644.jpg)