Kota Jogja

Prosesi Jamasan Pusaka di Balaikota Yogyakarta, Momen Mengingatkan Kembali Pesan Raja pada Pemkot

Heroe Poerwadi dipercaya menjadi orang yang membersihkan benda pusaka pemberian Sri Sultan Hamengku Buwono X

Prosesi Jamasan Pusaka di Balaikota Yogyakarta, Momen Mengingatkan Kembali Pesan Raja pada Pemkot
Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali
Abdi dalem Keraton Yogyakarta membawa tombak Kyai Wijoyo Mukti untuk dikembalikan di tempat penyimpanan seusai dilakukan prosesi jamasan di komplek Balaikota Yogyakarta, Kamis (4/10/2018). 

Tahapan dalam jamasan tersebut, dijelaskan Widodo melalui beberapa tahapan. Pertama adalah dengan melihat kondisi tombak sendiri, adakah korosi atau tidak.

Selanjutnya, penutup tombak dibuka dan dilihat, dibersihkan dengan air, lalu menggunakan air jeruk nipis, kemudian dikeringkan.

"Lalu juga menggunakan arsinikem. Kalau dulu, arsinikem dioles pada pusaka karena saat perang itu fungsinya adalah racun. Tapi karena itu bahan kimia, maka bisa memunculkan pamor," bebernya.

Selain itu, untuk menjaga kondisi tombak, digunakan juga minyak pusaka dalam jamadan tersebut untuk dioleskan pada besi tombak.

"Minyak pusaka yang dipakai di sini adalah cendana. Lalu setelah itu dikeringkan, disematkan roncean  (rangkaian) bunga melati, dan ditutup," bebernya.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat melakukan Jamasan pada Tombak Kyai Wijoyo Mukti, Kamis (4/10/2018)
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat melakukan Jamasan pada Tombak Kyai Wijoyo Mukti, Kamis (4/10/2018) (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Meski baru pertama kali melakukan ritual jamasan, Heroe Poerwadi mengaku sudah biasa.

Pasalnya, jamasan identik dengan kegiatan pembersihan ataupun pencucian barang secara rutin.

Sehingga hal tersebut dinilai sebagai kegiatan yang biasa dilakukan.

"Prosesi budaya ini sama dengan umumnya. Setelah dipakai, dicuci, agar bisa dipakai lagi. Sama dengan pusaka, dijamas supaya terjaga, bagus, dan tahan lama," urainya.

Ia mengatakan bawah Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti dibersihkan setiap tahun khususnya pada saat peringatan Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved