Bantuan Langganan Internet di Desa Wisata Diharap Mampu Tingkatkan Ekonomi Sektor Pariwisata

Untuk sasaran penerima bantuan sendiri sebanyak 96 satuan sambungan pelanggan yang merupakan para pelaku usaha.

Tayang:
Penulis: Siti Umaiyah | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Siti Umaiyah
Pelatihan peningkatan SDM yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo RI kepada pelaku wisata di 3 lokasi di DIY, yang dilakukan di Hotel Grand Mercure, Selasa (25/9/2018) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka percepatan penetrasi akses fixed broadband dengan teknologi fiber optic di tahun 2018, Direktorat Pengembangan Pitalebar menginisiasi penyediaan fasilitas akses tetap Pitalebar yang tersebar di 6 lokasi di tiga Kabupaten yakni di DIY, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Benyamin Sura, Direktur Pengembangan Pitalebar Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, mengungkapkan lokasi-lokasi tersebut dipilih dengan pertimbangan adanya potensi secara ekonomi, yakni adanya lokasi destinasi wisata, homestay, UMKM serta sentra IKM.

Adapun model bantuan yang diberikan berupa bantuan berlangganan internet untuk 5 bulan pertama, sejak bulan Agustus sampai Desember 2018 serta pelatihan SDM yang diadakan selama 3 hari.

Untuk sasaran penerima bantuan sendiri sebanyak 96 satuan sambungan pelanggan yang merupakan para pelaku usaha.

"Sasaran penerima bantuan adalah para pelaku usaha yang ada di sekitar lokasi wisata, seperti pelaku homestay, UMKM kerajinan wayang kulit dan sentra IKM tas kulit. Untuk di Yogyakarta ada 3 lokasi yakni di desa wisata Tembi, Sentra Industri dan desa wisata Wukirsari, serta desa wisata Nglanggeran," ungkapnya.

Benyamin berharap serangkaian program kegiatan tersebut bisa mempercepat penetrasi akses tetap Pitalebar dan meningkatkan kompetensi untuk berkompetisi di pasar global.

"Kita harap, pemerataan dan kemudahan akses telekomunikasi-informasi ini dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan berbasis internet, serta mengingkatkan kompetensi untuk bisa bersaing di pasar global," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved