Ipda Aulia Nur Rahmah, Polwan Polres Bantul yang Jago Beladiri Taekwondo

Pama Polwan Polres Bantul ini memiliki kemampuan di bidang olahraga beladiri Taekwondo.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Pri
Ipda Aulia Nur Rahmah saat menerima penghargaan dari Kapolres Bantul karena berprestasi di kejuaraan Taekwondo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jangan pernah anggap remeh polisi wanita (Polwan).

Kemampuan dan prestasi yang dimiliki tidak kalah dengan polisi pada umumnya.

Satu di antaranya adalah Ipda Aulia Nur Rahmah.

Pama Polwan Polres Bantul ini memiliki kemampuan di bidang olahraga beladiri Taekwondo.

Baru-baru ini, prestasi yang berhasil ditorehkan cukup mengesankan, yakni berhasil menyabet medali perak kelas kyorugi under 68 kg dalam kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 2018 di Jakarta.

Kepada Tribun Jogja, wanita kelahiran Jakarta, 6 Desember 1995 ini mengaku hobi olahraga Taekwondo sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

"Sejak kecil memang sudah suka Taekwondo. Mulai gemar berlatih, ketika duduk di SMP. Ikut latihan di klub Taekwondo dekat rumah," tuturnya, ramah.

Awalnya, ia tertarik untuk belajar taekwondo sebagai upaya perlindungan diri.

Ia sepenuhnya menyadari bahwa tumbuh di kota besar, seperti Jakarta-Bandung tidak selalu berjalan aman. Pasti banyak godaan, apalagi sebagai seorang perempuan.

"Menjadi perempuan, pasti disangka lemah. Ini rawan jadi target kejahatan. Makanya belajar taekwondo penting banget," ungkap dia.

Meskipun bahaya hidup tidak selalu terus menerus mengancam, namun dengan menguasai teknik-teknik taekwondo, dara ini mengaku setidaknya memiliki upaya pencegahan atau preventif.

Menurutnya, banyak teman laki-laki yang akhirnya tak berani macam-macam sejak mereka mengetahui dirinya jago beladiri asal Korea ini.

"Mereka pada bilang, ogah ah jahilin dia. Nanti ditendang," kelakar dara pecinta makanan pedas ini.

Bagi seorang perempuan, menurut dia, belajar bela diri amat sangat dianjurkan. Karena akan sangat bermanfaat ketika suatu waktu ada bahaya mengancam.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved