Sains

Inilah Turis Pertama yang Akan Pergi ke Bulan

Misi terakhir yang mengirim manusia ke bulan dilakukan pada tahun 1972 lewat misi Apollo 17.

Editor: Ari Nugroho
Space X
Menurut rencana perjalanan ke Bulan akan menggunakan wahana BFR dari Space X, perusahaan milik Elon Musk. 

TRIBUNJOGJA.COM - Sosok turis pertama yang akan melakukan perjalanan mengelilingi bulan diumumkan oleh perusahaan antariksa swasta SpaceX.

Ia adalah Yusaka Maezawa, miliuner pendiri perusahaan pakaian ZoZo asal Jepang.

"Akhirnya saya bisa mengatakan itu, akhirnya saya pergi ke bulan," kata Maezawa tertawa setelah perusahaan milik Elon Musk itu mengumumkan kabar tersebut pada Senin malam (17/9/2018).

Pria berusia 42 tahun itu menceritakan, impian pergi ke bulan telah dipendamnya sejak masih kecil.

"Saya mencintai bulan sejak saya masih kecil. Saat itu, saya hanya bisa menatap bulan dan berimajinasi. Itulah mengapa saya tidak bisa melewatkan kesempatan ini," imbuhnya dilansir Live Science, Senin (17/9/2018).

Baca: Satelit Merah Putih Milik PT Telkom Indonesia Meluncur ke Orbit Bersama SpaceX Falcon 9

Berhasil mewujudkan mimpi melihat bulan lebih dekat, Maezawa tidak ingin pergi seorang diri.

Ia mengaku bakal mengajak enam sampai delapan seniman ikut bersamanya.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Maezawa akan menyambangi bulan pada 2023 bersama Big Falcon Rocket (BFR) yang baru dirancang.

Pengumuman dari perjalanan ini adalah salah satu dari banyak langkah yang diambil SpaceX untuk mewujudkan misi BFR.

"Kami ingin membantu memajukan teknologi roket ke titik di mana kita bisa menjadi spesies multi planet," kata Elon Musk CEO perusahaan SpaceX dalam acara yang sama.

Musk membenarkan roket BFR yang akan membawa para turis menjelajah bulan masih dalam tahap penyempurnaan.

Ia mengatakan, roket itu terdiri dari tujuh mesin pendorong.

Tinggi BFR diperkirakan setinggi 106 meter dan berdiameter 9 meter.

Nantinya, BFR dapat menampung hingga 100 penumpang di perjalanan sejauh Mars.

Sebagai perbandingan, tinggi roket Falcon Heavy mencapai 7 meter dan berisi roket sentral yang diapit dua pendorong, masing-masing berdiameter 3,66 meter.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved