Pendidikan
Tim Pengabdian Masyarakat SI UAJY Terapkan Teknologi RFID untuk Melacak Kayu
UAJY melakukan kegiatan uji coba pendataan pohon dan pemasangan teknologi Radio Frequency Identification (RFID).
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOJGJA.COM - Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta melakukan kegiatan uji coba pendataan pohon dan pemasangan teknologi Radio Frequency Identification (RFID).
Hal itu dilakukan di pohon-pohon kawasan hutan rakyat desa Sendangsari, Pajangan, Bantul belum lama ini.
Baca: Bermula dari Hobi, Alumnus UAJY Ini Merintis Usaha Boneka
Ketua tim sekaligus ketua Program Studi Sistem Informasi, Flourensia Sapty Rahayu saat dihubungi Kamis (13/9/2018) mengatakan kali ini kegiatan pengabdian pada masyarakat yang merupakan wujud pelaksanaan tugas tri dharma Perguruan Tinggi diadakan dalam bentuk uji coba pendataan aset petani di hutan rakyat.
Ada dua kawasan hutan rakyat yang menjadi lokasi uji coba yaitu hutan rakyat di Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul dan hutan rakyat di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul.
"Kami memilih dua lokasi ini karena kayu-kayu yang ada di kedua desa ini sudah mendapatkan sertifikat legal lewat sistem SVLK (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu)," ujar Flourensia pada Tribunjogja.com.
Dituturkanya, kegiatan pendataan pohon dan pemasangan RFID ini dilakukan untuk mempersiapkan petani kelompok Unit Manajemen Hutan Rakyat (UMHR) dalam mengimplementasikan sistem lacak balak.
Adapun lacak balak adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk melakukan pelacakan sebuah produk kayu apakah benar-benar berasal dari sumber yang legal dan lestari.
Selain itu, teknologi RFID dipilih karena dinilai tahan lama termasuk dari cuaca, dan dengan teknologi ini dapat dilakukan pembacaan data pohon dengan mudah.
Melalui sistem lacak balak ini, industri dapat melihat dengan mudah potensi dari sebuah desa dan mendapatkan pasokan kayu legal dari desa tersebut.
Seiring dengan itu maka pendapatan petani juga akan meningkat.
"Sebagai contoh jika anda membeli sebuah kursi kayu, dengan lacak balak anda dapat menelusuri asal kayu yang digunakan sebagai bahan pembuat kursi tersebut. Kita bisa mengetahui kayu itu berasal dari mana, milik petani siapa, dan lain sebagainya," bebernya.
Namun demikian, sebelum mengimplementasikan sistem lacak balak, data-data aset petani harus lengkap terlebih dahulu.
Baca: Wisudawan UAJY Junjung Pancasila sebagai Perekat Keberagaman
Untuk itu, sebanyak sepuluh orang mahasiswa dikerahkan sebagai tenaga pendata, selain itu mereka juga bekerjasama dengan UMHR Wono Lestari desa Sendangsari serta LSM Arupa (Aliansi Relawan untuk Penyelamatan Alam).
Dalam kesempatan itu Flourensia menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini masih akan dilanjutkan dengan pelatihan pendataan pohon serta penggunaan sistem lacak balak kepada pengurus UMHR Wono Lestari.
Hal ini dimaksudkan agar ke depan mereka dapat melakukan pendataan pohon secara mandiri.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tim-pengabdian-masyarakat-si-uajy-terapkan-teknologi-rfid-untuk-melacak-kayu_20180913_185753.jpg)