Yogyakarta

AirNav Cabang Yogyakarta Semarakkan HUT ke-6 AirNav Indonesia

AirNav Cabang Yogyakarta pun menggelar rangkaian kegiatan mulai dari lomba internal, antar komunitas bandara, dan bakti sosial.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunariyadi bersama komunitas bandara memotong kue untuk peringati HUT ke-6 AirNav Indonesia, Kamis (13/9/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM - Tepat pada 13 September 2018, AirNav Indonesia merayakan ulang tahun ke-6.

AirNav Cabang Yogyakarta pun menggelar rangkaian kegiatan mulai dari lomba internal, antar komunitas bandara, dan bakti sosial.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunariyadi mengatakan usia enam tahun adalah usia muda untuk sebuah perusahaan besar yang harus mengelola langit Indonesia dari Sabang - Merauke dan dari Miangas - Rote.

Baca: AirNav Yogyakarta Siap Mengamankan Jalur Udara Lintas Selatan

Nono mengaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk terus mengatur lalu lintas udara agar semua pesawat yang melintas dapat terjaga keteraturanya, kelancaran, dan juga yang terpenting adalah keselamatanya.

"Kami telah melakukan penyempurnaan prosedur penerbangan dengan modernisasi alat, peningkatan kualitas SDM dan sertifikasi," ungkapnya saat menggelar acara peringatan HUT ke-6 di kantor AirNav Yogyakarta, Kamis (13/9/2018).

Selain itu, GM juga menekankan bahwa pihaknya siap untuk menyambut bandara baru NYIA.

Dan dalam waktu dekat akan membangun tower baru di NYIA untuk memperlancar hilir mudik pesawat di Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, ia pun mengapresiasi dan berterimakasih atas kinerja karyawan yang selama ini terus bekerja keras.

Termasuk atas kerjasama dengan Lanud dan Angkasa Pura.

"Semoga kita dapat terus saling bersinergi untuk terus mewujudkan keselamatan dan kelancaran penerbangan di langit Jogja," tambahnya.

Komandan Lanud Adisutjipto, Marsekal Pertama TNI Tedi Rizalihadi yang hadir saat itu mengatakan bila membandingkan umur manusia yang baru masuk TK saat umur enam tahun, maka AirNav di usia enam tahun mampu mengendalikan seluruh keselamatan penerbangan.

"Kita bayangkan, kalau tidak ada AirNav, maka pesawat kita semrawut dan tidak tahu arah," ucapnya.

AirNav, TNI AU, Angkasa Pura, dan komunitas bandara lainnya hadir sebagai wujud tanggung jawab untuk menjaga kedaulatan NKRI.

"Kita masih ada PR dengan adanya NYIA, tapi kita akan dukung program pemerintah ini dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan," tuturnya.

Baca: AirNav Menjawab Tantangan di Mercusuar Dunia

Sedangkan General Manager Angkasa Pura 1 Agus Pandu Purnama, menambahkan sejak kelahirannya enam tahun lalu Airnav sudah mengatur lalu lintas udara di 284 bandara di Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved